Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Candaan Rapat Komisi V DPR: Sudah Ada Pawang Hujan, Peran BMKG Terpaksa Dihilangkan

Candaan Rapat Komisi V DPR: Sudah Ada Pawang Hujan, Peran BMKG Terpaksa Dihilangkan
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Tamanuri. (Foto: Dok. GoNews.co)
Senin, 21 Maret 2022 20:47 WIB

JAKARTA - Aksi Rara Isti Wulandari 'mengusir' hujan di tengah-tengah gelaran MotoGP Mandalika ikut disorot wakil rakyat di Senayan. Adalah Tamanuri yang memanaskan suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan menyinggung aksi Rara.

"Dari apa yang disampaikan ini, saya terbayang tadi itu, saya mulai dari BMKG, saya kebayang ke Mandalika yang kemarin itu ada perempuan menahan hujan luar biasa. Ini saya pikir mengalahkan profesor kepala BMKG," ucap Tamanuri yang merupakan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Nasdem itu dalam RDP di ruang Komisi V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Untung saja aksi Rara memodifikasi cuaca tidak berhasil. Andai berhasil, sebut Tamanuri, maka peran BMKG yang dipimpin Dwikorita patut untuk dikesampingkan. "Rupanya masih saja hujan luar biasa. Kalau dia berhasil ya terpaksa (peran) Ibu (Dwikorita) hilang. Kami harus menggunakan beliau," imbuh Tamanuri disambut gelak tawa seisi ruangan.

Terlebih, katanya, andai berhasil mengendalikan hujan saat gelaran MotoGP Mandalika, jasa Rara bisa digunakan untuk menghalau angin puting beliung. "Jadi dimana-mana kalau ada puting beliung, kita panggil dia (Rara) supaya enggak sampai. Nah ini," ucapnya.

Sosok Rara Istiani Wulandari menjadi viral lantaran aksinya di ajang balap MotoGP Mandalika pada Minggu (20/3) kemarin. Rara yang berperan sebagai pawang hujan, ditugaskan untuk menghalau hujan saat gelaran MotoGP.

Namun, saat balapan akan di mulai, turun hujan deras di kawasan Mandalika. Rara yang mengenakan helm proyek putih pun menunjukan aksinya di bawah guyuran hujan . Aksinya itu pun menjadi perbincangan luas di jagat maya.

Rara diminta membantu meredakan hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi, yang menyebabkan start MotoGP ditunda hingga satu jam lima belas menit. Ketika beraksi di dalam sirkuit, Rara sempat menggunakan mangkok emas.

Sembari memutar-mutarkan dan memukulkan pengaduk pada mangkok emas, dia juga merapalkan doa. Dia terlihat beraksi selama setengah jam, di pinggiran sirkuit. Cara Rara dalam meredakan hujan juga membuat pembalap Yamaha Fabio Quartararo tertawa, dan menirukan aksinya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww