Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Didukung Ekonomi Syariah, Menko Airlangga: Pemerintah Pacu Industri Halal Melalui Penguatan Ekosistem

Didukung Ekonomi Syariah, Menko Airlangga: Pemerintah Pacu Industri Halal Melalui Penguatan Ekosistem
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Senin, 21 Maret 2022 16:18 WIB
BANDUNG – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, salah satu penyebab Indonesia dinilai resilient terhadap tekanan global adalah pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Di tengah tekanan inflasi global, inflasi Indonesia pada Februari 2022 masih terkendali di bawah kisaran target sebesar 2,06 persen (yoy).

Menurut Airlangga ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia patut menjadi perhatian.

"Ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia merupakan sektor yang memiliki peluang pertumbuhan menari secara global,” tutur Airlangga dalam pidato pada acara Studium Generale Universitas Islam Nusantara dengan tema “Prospek dan Tantangan Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi”, dalam keterangan, Senin (21/3/2022).

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan, untuk memacu pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal tahun 2022, pemerintah sudah mengeluarkan berbagai bauran kebijakan.

Salah satunya memberikan stimulus bagi pengembangan ekonomi syariah melalui penguatan ekosistem halal value chain. Terutama pada sektor pertanian yang terintegrasi, yakni kuliner halal dan fashion muslim.

Selain itu akan dilakukan percepatan perluasan implementasi halal assurance system sebagai percepatan sertifikasi halal pelaku UMK.

"Selanjutnya perluasan penyaluran Cash-Waqf Linked Sukuk (CWLS), penerapan pembiayaan kreatif syariah, serta implementasi layanan syariah BP JAMSOSTEK,” tegas Airlangga.

Menko Perekonomian mengaku pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah masuk di jalur positif. Hal ini terlihat dari perbaikan sisi permintaan dan pertumbuhan dari sisi suplai.

Di saat bersamaan, Airlangga mengatakan, perekonomian global pada 2022 diproyeksikan masih melanjutkan tren pemulihan.

Pemulihan akan bertumpu pada transisi pandemi menjadi endemi. International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 4,4 persen. Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 sebesar 5,2 persen (yoy).

Menko Airlangga menambahkan, selain ekonomi syariah, Indonesia juga tengah merasakan pertumbuhan ekonomi digital.

Hal ini didorong karena terjadinya pergeseran perilaku masyarakat ke platform digital.

"Oleh karena itu, dukungan untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital untuk mendorong produktivitas masyarakat juga akan terus dilakukan,” tegas Menko Airlangga.

Berbagai strategi telah diterapkan untuk mendukung ekonomi digital. Antara lain melalui Kartu Prakerja, Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship, dan Digital Leadership Academy sehingga mendukung pengembangan digital talent dan digitalisasi UMKM termasuk UMKM yang bergerak di sektor halal. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Nasional, Jawa Barat
wwwwww