Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Khawatir Putrinya Dibunuh sang Pacar yang Anggota Brimob, Ayah Lapor Polisi

Khawatir Putrinya Dibunuh sang Pacar yang Anggota Brimob, Ayah Lapor Polisi
Ilustrasi penganiayaan pacar. (gambar: dok. ist.)
Senin, 21 Maret 2022 14:00 WIB
TERNATE - Anggota Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripda MSA dipolisikan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya, M (17) pada Senin (21/3/2022). Laporan dilayangkan ke Polres Ternate.

"Iya benar, dan sementara masih tahap penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Ternate IPDA Wahyuddin sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari portal informasi siber, Tandaseru.

JA selaku ayah korban menuturkan, aksi kekerasan yang dialami putrinya yang masih duduk di bangku SMA itu terjadi di Kelurahan Kalumata, Kota Ternate. Ini bukan kali pertama MSA melakukan kekerasan terhadap korban. Penganiayaan kali ini, kata JA, lebih parah dibandingkan sebelum-sebelumnya. Ia pun tak punya pilihan lain selain membuat laporan polisi karena tindakan MSA dinilai telah masuk kategori penganiayaan-mengarah pada pembunuhan.

"Dia (MSA, red) menyuruh anak saya loncat ke jurang. Saya harap pihak kepolisian, terutama Kapolda, agar serius dengan kasus ini," ungkap JA.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Beladiri, Maluku
wwwwww