Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKB Minta Para Menteri Tak Sibuk Pencitraan untuk Pilpres 2024

PKB Minta Para Menteri Tak Sibuk Pencitraan untuk Pilpres 2024
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Kamis, 24 Maret 2022 12:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Para menteri diminta fokus bekerja. Mereka diimbau tak memanfaatkan jabatan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

 "Agar para menteri fokus, jangan gunakan posisi menteri untuk kampanye politik dalam konteks untuk menjadi capres-capres, itu kan ada," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid melalui keterangan tertulis, Kamis, 24 Maret 2022.

Wakil Ketua MPR itu mengakui jika setiap warga negara memiliki hak menjadi presiden. Namun, orang yang diangkat menjadi menteri seharusnya fokus bekerja, bukan sibuk pencitraan.

"Ketika dia dalam posisi menteri, pembantu Presiden maka fokuslah pada tugas itu," kata dia.

Dia meyakini Presiden Jokowi mengetahui siapa pembantunya yang fokus bekerja atau sibuk pencitraan. Masyarakat juga bisa melihat hal tersebut. "Itu bisa dilihat, para pengamat bisa melihat, rakyat pun bisa melihat," ucap dia.

Selain itu, dia meminta para menteri yang berasal dari PKB untuk bisa meningkatkan kinerjanya. Selesaikan semua tugas yang dianggap belum diselesaikan.

"Jika ada pekerjaan-pekerjaan yang lambat, tolong segera dipercepat. Kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang diharapkan oleh rakyat belum selesai, tolong segera diselesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata dia.***

wwwwww