Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Kriminal

Lapas Penuh! Legislator Golkar Dukung BNN Perkuat Rehabilitasi

Lapas Penuh! Legislator Golkar Dukung BNN Perkuat Rehabilitasi
Ilustrasi rehabilitasi dan bnn. (foto: dok. ist.)
Rabu, 30 Maret 2022 15:41 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi dalam keteranganya kepada wartawan parlemen di Jakarta, Rabu (30/3/2022), menyatakan sambutan baik rencana Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose meminta penguatan rehabilitasi dan Tim Asesmen Terpadu (TAT) melalui regulasi.

"Hal ini merupakan upaya BNN memberikan kepastian hukum kepada para pengguna narkoba, apakah dibawa ke ranah hukum atau rehabilitasi. Namun, untuk para bandar narkoba, harus di berikan sanksi yang cukup berat," Kata Andi Rio sebagaimana dikutip GoNEWS.co

Politikus Golkar itu menjelaskan bahwa Lembaga Permasyarakatan (LP) saat ini sebagian besar di huni oleh kasus narkoba, Hal ini menjadi permasalahan yang berdampak pada over capacity lapas.

"Masalah klasik over capacity Lapas tidak akan pernah selesai jika pengguna narkoba skala kecil secara intens masuk penjara, mereka bisa saja nantinya kan di tempatkan direhabilitasi," ujarnya.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu menambahkan, pengguna Narkoba harus diberikan kesempatan kembali ke jalan yang benar, Setiap manusia memiliki kesempatan untuk bertaubat, maka kita harus memberikan peluang tersebut.

"Kalau manusia mau berubah menjadi lebih baik itu kan hal baik, yang terpenting berjanji untuk tidak mengulanginya kembali. Banyak pengguna narkoba disebabkan akibat pengaruh lingkungan pertemanan, Kita berharap generasi bangsa harus tepat memilih lingkungan pergaulan," jelasnya.

Politikus asal Bone itu meminta peran Babinkamtibnas, Tokoh Agama dan Masyarakat dapat terus mengawasi dan memberikan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak dari narkoba. Sehingga lingkungan sekitar dapat bersih dan terjaga dari masuknya barang haram yang bernama Narkoba.

"Hal ini penting guna menyelamatkan generasi bangsa indonesia di tengah ancaman narkoba yang semakin marak dengan jenis jenis baru, jangan sampai kita lengah dan dapat berakibat fatal untuk keluarga kita sendiri nantinya," tutupnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww