Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Dorong Kemendagri Pungut Biaya dari Kerjasama Data Dukcapil

DPR Dorong Kemendagri Pungut Biaya dari Kerjasama Data Dukcapil
Wakil Ketua Komisi II DPR RI/Legislator Fraksi PKB DPR RI Luqman Hakim dalam rapat bersama pemerintah di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, 5 April 2022. (foto: ist./dpr)
Selasa, 05 April 2022 18:43 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKB Luqman Hakim dalam rapat bersama pemerintah di Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022), mendorong agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadikan kerjasama pemanfaatan data kependudukan sebagai bagian dari tambahan pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"Kalau belum ada (PNBP, red), penting untuk dipikirkan, Pak Mendagri. Setahu saya beberapa pihak yang memanfaatkan data kependudukan ini adalah institusi atau instansi komersial, misalnya perbankan. Mereka ada keuntungannya dari pemanfaatan data ini, kalau belum ada PNBP sebaiknya segera diurus agar itu menambahi pendapatan negara kita," kutipan pernyataan Luqman dari siaran parlemen yang dipantau GoNEWS.co.

Dalam kesempatan itu, Luqman menyebut, setidaknya ada 4517 lembaga/instansi yang telah menjalin kerjasama pemanfaatan data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, berdasarkan data yang Ia terima.

Hadir dalam rapat tersebut, Mendagri Muhammad Tito dan sejumlah pejabat utama Kemendagri termasuk Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww