Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

Tiga Atlet Jujitsu Diproyeksikan Raih Emas di Vietnam

Tiga Atlet Jujitsu Diproyeksikan Raih Emas di Vietnam
Deputi I Tim CdM Teuku Arlan Perkasa Lukman bersama Deputi II Tim CdM Zaenal Asikin saat meninjau pelatnas jujitsu.
Selasa, 05 April 2022 18:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Jujitsu Indonesia sangat pede menatap SEA Games 2021 Vietnam yang akan diselenggarakan pada 12-23 Mei 2022. Pasukan Merah Putih yang ditangani pelatih asal Brasil ini ditargetkan meraih tiga medali emas dari cabang olahraga beladiri asal Jepang ini.

Manajer pemusatan latihan nasional (pelatnas) jujitsu, Mahesa Arba menyiapkan tiga atlet putra terbaik, yakni Ananda Mauludi Ikhsan (NO -56kg), Sunardi (GI -62kg), dan Nurul Fikri (GI -69kg) untuk diturunkan pada SEA Games edisi ke-31 mendatang. Mereka diproyeksikan mampu merebut tiga medali emas.

“Kami mengajukan enam atlet, tetapi yang disetujui tiga karena pemerintah mengutamakan atlet proyeksi emas di SEA Games. Ketiga atlet yang kami siapkan ini punya kemampuan tersebut dan persiapan kami sudah berjalan tiga bulan terakhir, bisa dikatakan saat ini sudah hampir 100 persen,” kata Mahesa, Selasa (5/4/2022).

Demi memenuhi target tersebut, Federasi Jujitsu Indonesia meminta pelatih Brasil Claudio Alisson Braga menempa atlet-atlet tersebut. Braga merupakan pelatih yang telah mendampingi pelatnas selama tiga tahun terakhir, yang pada SEA Games 2019 Manila juga mengantarkan Indonesia merebut 1 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

“Pelatih langsung dari Brasil dan ia sangat aktif. Kami percaya ia dapat membina atlet-atlet kami. Kalau berbicara kekuatan, atlet-atlet kita juga cukup disegani, tetapi mungkin yang harus diwaspadai adalah Filipina,” kata Mahesa yang juga mengapresiasi kunjungan Tim Chef de Mission (CdM) ke pelatnas jujitsu di L’Avanue.

Tim CdM diwakil Deputi I Teuku Arlan Perkasa Lukman bersama Deputi II Zaenal Asikin serta Cluster Manajer Cresida Mariska. Kunjungan pelatnas ini dilakukan untuk meninjau kesiapan atlet-atlet Indonesia menuju SEA Games.

“Tadi disampaikan kalau pelatnas jujitsu ini akan segera disentralisasikan karena memang atlet-atlet ini perlu perhatian khusus. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi lagi dengan cabor-cabor yang memang memerlukan persiapan khusus seperti ini,” kata Arlan.

Sementara itu, atlet jujitsu Indonesia Sunardi optimistis mampu memenuhi target emas tersebut. Ia dan rekan-rekannya bahkan menambah jam latihan khusus.

“Kami menambah latihan fisik karena kalau di latihan bersama fokusnya lebih ke teknik. SEA Games batu loncatan kami menuju Asian Games, tetapi meski begitu kami bertiga siap membawa hasil terbaik untuk Merah Putih,” kata Sunardi. ***

wwwwww