Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tak Ada Penundaan, Jokowi Tegaskan Pemilu Dilaksanakan 14 Februari 2024

Tak Ada Penundaan, Jokowi Tegaskan Pemilu Dilaksanakan 14 Februari 2024
Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Minggu, 10 April 2022 20:00 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah, parlemen dan penyelenggara Pemilu telah bersepakat bahwa Pemilu mendatang telah ditetapkan pada 14 Februari 2024.

Orang nomor stau di Indonesia itu menegaskan bahwa jadwal yang telah disepakati itu tidak akan berubah. "Kita telah sepakat Pemilu dilaksanakan 14 Februari 2024 dan Pilkada pada bulan November 2024. Tahapan Pemilu itu sudah dimulai pertengahan Juni 2022," kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (10/4).

Pihaknya menambahkan, pada 12 April nanti KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 dilantik dan segera mempersiapkan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Presiden dua periode itu juga telah mendengar kabar sumir tentang pemerintah yang mengupayakan perpanjangan masa jabatan presiden.

Jokowi menegaskan bahwa Pemilu tidak akan berubah jadwalnya. "Saya mendengar isu-isu yang beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya melakukan penundaan Pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan Presiden, dan soal tiga Periode," katanya.

"Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024 sudah kita sepakati. Jadi, semua itu sudah jelas," imbuhnya.

Pihaknya mengatakan, hal yang wajar jika suhu politik memanas jelang kontestasi Pilpres 2024. Jokowi meminta agar masyarakat tidak terprovokasi oleh oknum yang menunggangi isu penundaan masa jabatan presiden.

"Menjelang perhelatan demokrasi politik ini biasanya suhu menghangat. Itu biasa tapi jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan politik yang tidak bermanfaat," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww