Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

Tetap Berada di TC, Tiga Pemain Timnas Basket Putri Rela Tak Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

Tetap Berada di TC, Tiga Pemain Timnas Basket Putri Rela Tak Rayakan Lebaran Bersama Keluarga
Timnas Basket Putri Indonesia sedang jalani latihan. (FotoL Humas PB Perbasi)
Kamis, 28 April 2022 11:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pengorbanan tiga pemain Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia yakni Yuni Anggraeni, Mega Nanda Perdana Putri, dan Dyah Lestari patut dapat acungan jempol. Mereka rela tidak merayakan Lebaran bersama keluarga tahun ini dan memilih tetap berada di pemusatan latihan (TC) menatap SEA Games XXXI Hanoi, Vietnam di GOR CLS Surabaya. Semua itu mereka lakukan demi mengejar target finalis demi harumkan Merah Putih dalam multievent antarnegara ASEAN pada 12-23 Mei nanti.

"Saat Lebaran kita hanya memberikan libur di pagi pada hari pertama lebaran karena sebagian dari anak-anak dan official yang beragama Islam. Tapi sore kita sudah latihan seperti biasa," terang Asisten Pelatih Timnas Putri, July Wong.

Bagi Dyah, ini bukan kali pertama berlebaran jauh dari keluarga. Tahun lalu, dia harus lebaran di Surabaya karena fokus di timnas untuk hadapi FIBA 3x3 Kualifikasi Olimpiade Turnamen 2021. Pelaksanaannya di Graz, Austria, pada 24-30 Mei nanti. Hal yang sama dilakukan pada 2020 saat hebohnya pandemi Covid 19.

Coach July mengatakan, saat ini latihan timnas putri memasuki fase pematangan strategi. Langkah ini diambil setelah para pemain menyerap game plan dari Pelatih Lin Chi Wen sejak Februari lalu.

"Chemistry sesama pemain sudah kelihatan. Kini tinggal matangkan lagi sistem anak-anak. Sejauh ini kami telah empat kali scrimmages game melawan tim-tim putra. Tim yang dipilih CLS Surabaya dan BBM Viking Warriors," ujar July.

July menjelaskan, untuk menghadapi SEA Games XXXI, telah ditunjuk kapten di masing-masing tim. Untuk timnas putri 5x5 ada Henny Sutjiono sebagai leader. Kemudian untuk timnas putri 3x3 telah ditetapkan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi sebagai kapten tim.

"Henny adalah sosok yang kuat, tidak pernah menyerah dan selalu memberi contoh yang baik di dalam dan luar lapangan. Kita berharap Henny bisa jadi leader di dalam dan luar lapangan," jelasnya.

"Kami pilih Ayu jadi kapten karena bisa mengayomi, menenangkan anak-anak dan leader yang baik di lapangan," tambahnya.

Timnas Putri rencananya akan bertolak ke Vietnam pada 11 Mei untuk Timnas Putri 3x3. Kemudian untuk Timnas Putri 5x5 dijadwalkan 14 Mei terbang ke Vietnam.(*)Bertekad Harumkan Merah Putih di SEA Games Hanoi, No Problem Lebaran di TC

JAKARTA - Lebaran adalah momentum setiap umat manusia, terutama yang beragama Islam, bersilaturrahmi dan kumpul keluarga. Di sana juga biasanya menjadi tempat untuk kangen kangenan dengan teman atau saudara yang lama tidak bertemu karena masing-masing kesibukan.

Namun, suasana itu tidak akan bisa ditemui oleh tiga pemain Timnas Putri yang beragama Islam, Yuni Anggraeni, Mega Nanda Perdana Putri, dan Dyah Lestari tahun ini. Mereka harus tetap di pemusatan latihan (TC) menatap SEA Games XXXI Hanoi, Vietnam di GOR CLS Surabaya. Mereka harus memendam perasaan itu demi mengejar target finalis demi harumkan Merah Putih dalam multievent antarnegara ASEAN pada 12-23 Mei nanti.

"Saat Lebaran kita hanya memberikan libur di pagi pada hari pertama lebaran karena sebagian dari anak-anak dan official yang beragama Islam. Tapi sore kita sudah latihan seperti biasa," terang Asisten Pelatih Timnas Putri July Wong.

Bagi Dyah, ini bukan kali pertama berlebaran jauh dari keluarga. Tahun lalu, dia harus lebaran di Surabaya karena fokus di timnas untuk hadapi FIBA 3x3 Kualifikasi Olimpiade Turnamen 2021. Pelaksanaannya di Graz, Austria, pada 24-30 Mei nanti. Hal yang sama dilakukan pada 2020 saat hebohnya pandemi Covid 19.

Coach July mengatakan, saat ini latihan timnas putri memasuki fase pematangan strategi. Langkah ini diambil setelah para pemain menyerap game plan dari Pelatih Lin Chi Wen sejak Februari lalu.

"Chemistry sesama pemain sudah kelihatan. Kini tinggal matangkan lagi sistem anak-anak. Sejauh ini kami telah empat kali scrimmages game melawan tim-tim putra. Tim yang dipilih CLS Surabaya dan BBM Viking Warriors," ujar July.

July menjelaskan, untuk menghadapi SEA Games XXXI, telah ditunjuk kapten di masing-masing tim. Untuk timnas putri 5x5 ada Henny Sutjiono sebagai leader. Kemudian untuk timnas putri 3x3 telah ditetapkan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi sebagai kapten tim.

"Henny adalah sosok yang kuat, tidak pernah menyerah dan selalu memberi contoh yang baik di dalam dan luar lapangan. Kita berharap Henny bisa jadi leader di dalam dan luar lapangan," jelasnya.

"Kami pilih Ayu jadi kapten karena bisa mengayomi, menenangkan anak-anak dan leader yang baik di lapangan," tambahnya.

Timnas Putri rencananya akan bertolak ke Vietnam pada 11 Mei untuk Timnas Putri 3x3. Kemudian untuk Timnas Putri 5x5 dijadwalkan 14 Mei terbang ke Vietnam. ***

wwwwww