Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dinobatkan Sebagai Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan

Dinobatkan Sebagai Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan
Senator DKI, Fahira Idris. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 30 April 2022 21:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI Jakarta Fahira Idris dinobatkan sebagai salah satu Srikandi Tangguh 2022 dari majalah Women’s Obsession. Rekam jejak dan kiprah Fahira terutama terkait isu-isu pemberdayaan masyarakat, perempuan dan anak, pendidikan, kesehatan serta isu sosial lainnya menjadi alasan dipilihnya Fahira sebagai Srikandi Tangguh 2022.

Fahira Idris mengungkapkan, fakta sejarah negeri ini menunjukkan bahwa di setiap zaman selalu ada perempuan penggerak yang membawa perubahan. Di tiap masa perjalanan bangsa ini selalu melahirkan sosok-sosok perempuan hebat yang punya dedikasi tinggi terhadap kemajuan bangsa.
 
“Begitu juga saat ini di mana Indonesia juga diwarnai oleh para perempuan-perempuan penggerak yang mempunyai karakter leadership dan berkomitmen tinggi memajukan bangsa lewat profesinya masing-masing. Saat ini dan ke depan para perempuan Indonesia terus mengasah diri untuk menjadi penggerak di berbagai bidang kehidupan mulai dari sosial, pendidikan, bisnis, UMKM, politik, pemerintahan, seni budaya, dan lainnya,” ujarnya di Jakarta (30/4).
 
Menurut Fahira, saat ini kaum perempuan Indonesia terus berupaya menjadikan perempuan sebagai aset dan potensi pembangunan dengan satu tujuan yaitu mempunyai kemandirian terutama secara politik, ekonomi dan sosial. Dengan berdaya politik dan sosial atau mampu memutuskan yang terbaik bagi diri, lingkungan, dan bangsa serta mandiri secara ekonomi atau menjadi pelaku kegiatan-kegiatan produktif maka perempuan Indonesia akan menjadi agent of change baik bagi dirinya sendiri , keluarga, lingkungan, dan masyarakat di sekitarnya.
 
“Oleh karena itu, di Indonesia saat ini harus terus dibangun pola pikir atau paradigma bahwa sebenarnya perempuan dan laki-laki adalah sumber daya potensial pembangunan yang keberadaannya menentukan target keberhasilan dari pembangunan itu sendiri. Salah satu strategi agar terjadi perubahan pola pikir dan pemberdayaan perempuan bisa mencapai hasil yang diinginkan adalah menempatkan lebih banyak perempuan-perempuan di badan-badan publik mulai dari eksekutif, yudikatif, dan terutama legislatif atau parlemen,” ungkapnya.
 
Selain itu, bagi Fahira, penting untuk perempuan memahami pahami adalah isu-isu publik. Ini karena hampir semuanya isu publik terkait erat dengan perempuan.
 
“Misalnya, Kebijakan pendidikan maupun kesehatan yang tidak berpihak sudah pasti akan merugikan kita kaum perempuan misalnya saja akses ke layanan kesehatan yang sulit dijangkau membuat angka kematian ibu dan bayi tinggi. Jadi memang perempuan harus berperan di ruang publik karena dengan begitu kita bisa memperjuangkan hak-hak kita,” pungkasnya.***

wwwwww