Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2022

Pramudya/Yeremia Ke Final Untuk Hadapi Aaron/Soh

Pramudya/Yeremia Ke Final Untuk Hadapi Aaron/Soh
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. (Foto: Humas PP PBSI)
Sabtu, 30 April 2022 20:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA -  Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memastikan tempat di final Kejuaraan Asia 2022. Pramudya/Yeremia sukses menyingkirkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semi final lewat drama rubber game 22-20, 13-21, 21-18.

Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Sabtu (30/4/2022), kedua pasangan tampil atraktif. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang laga, tetapi ketenangan membuat Pramudya/Yeremia berhasil memanfaatkan kesempatan.

"Yang pasti senang bisa masuk ke final, tapi kami tidak mau terlalu euforia dulu karena masih ada pertandingan besok," ucap Pramudya.

"Hari ini kami bermain lebih tenang, fokus, dan terus menyerang. Karena shuttlecocknya kencang jadi siapa yang berinisiatif menyerang, mereka lah yang punya kesempatan besar untuk menang," sambung Yeremia.

Bagi Pramudya/Yeremia ini adalah kemenangan kedua melawan Fajar/Rian di ajang resmi. Sebelumnya Pramudya/Yeremia juga menang di perempat final Hylo Jerman Terbuka 2021 dengan skor 21-11, 25-23.

"Dibanding pertemuan terakhir, hari ini Fajar/Rian bermain lebih rapat. Kami beruntung bisa kembali menang," tutur Yeremia.

"Tadi di gim kedua, Fajar/Rian mengubah pola permainan. Kami kaget dan kurang bisa mengantisipasi. Di gim ketiga kami lebih siap," sahut Pramudya.

Di babak final, pasangan nomor 22 dunia itu akan menantang ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pramudya/Yeremia mengaku tidak sabar untuk bertemu mereka.

"Ini akan jadi pertemuan pertama kali kami dengan mereka. Kami harus menyiapkan stamina ekstra, siap capek, dan all out. Kami tidak sabar untuk pertandingan besok," ujar Pramudya.

Di kesempatan yang sama, pelatih ganda putra Aryono Miranat mengatakan penampilan Fajar/Rian sudah sangat baik. Mereka hanya diminta untuk bermain lebih sabar.

"Secara permainan saya melihat Fajar/Rian sudah bagus. Sudah keluar semua. Tapi yang namanya pertandingan kalah menang itu biasa," kata Aryono.

"Hari ini Fajar/Rian tidak mampu memanfaatkan kesempatan sementara Pramudya/Yeremia bisa memaksimalkan kesempatan itu. Di turnamen selanjutnya saya berharap mereka bisa lebih bermain sabar, tidak terlalu terburu-buru," harap Aryono.

Dengan hasil ini maka dipastikan dua wakil Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia di laga puncak Kejuaraan Asia 2022. Selain Pramudya/Yeremia, Jonatan Christie juga bentrok dengan wakil Malaysia Lee Zii Jia. ***

wwwwww