Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2022

Raih Perak, Jonatan: Lee Zii Jia Memang Lebih Baik

Raih Perak, Jonatan: Lee Zii Jia Memang Lebih Baik
Jonatan Christie bersama peraih medali. (Foto: Humas PP PBSI)
Minggu, 01 Mei 2022 20:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie gagal mempersembahkan medali emas di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2022. Pebulutangkis tunggal putra Indonesia itu harus puas dengan perak setelah gagal menaklukkan wakil Malaysia, Lee Zii Jia dengan skor 17-21, 21-23.

Dalam pertandingan final yang digelar di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Minggu (1/5/2022), Jojo, sapaan akrab Jonatan, mengaku sudah berusaha menampilkan seluruh kemampuannya. Namun memang penampilan lawan lebih baik.

"Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera karena masih banyak pertandingan lagi di depan," ucap Jojo seusai laga.

"Tadi saya bermain sudah sesuai dengan strategi tetapi memang harus diakui Lee Zii Jia tampil lebih baik dan lebih berani memegang bola depannya," sambungnya.

Sebenarnya, Jojo hampir saja mampu memaksa gim ketiga dimainkan. Jojo yang sempat tertinggal 16-19 mampu membalikkan keadaan menjadi 20-19.

Sayang, flick service yang dilakukannya memanjang keluar padahal Lee Zii Jia sudah salah langkah. Setting pun tercipta dan Jojo terlihat kurang sabar di poin-poin kritis ini hingga harus kalah.

"Balik lagi seperti yang selalu dibilang pelatih, kalau memang belum rezeki ya belum bisa. Tadi sebenarnya saya sudah menebak Lee Zii Jia akan cepat bergerak ke depan makanya saya memilih flick service. Sayangnya malah out," jelas Jojo.

"Kecewa sih tidak, tapi cukup disayangkan," katanya lagi.

Belum berhasil menempati podium tertinggi, Jojo tidak putus asa. Malah ia merasa hasil ini membuatnya lebih percaya diri dan semakin termotivasi.

"Hasilnya ya walau sedikit kurang memuaskan tapi ini menambah kepercayaan diri saya karena ini final ketiga saya secara beruntun untuk pertama kalinya jugap," ujar Jojo.

"Saya harap ke depan saya bisa terus konsisten dan lebih termotivasi untuk terus berprestasi," pungkas Jojo.

Dengan hasil ini Indonesia membawa pulang satu medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu dari Kejuaraan Asia 2022. ***

wwwwww