Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Basket

Sanksi Baru untuk Rusia Sasar Industri Minyak, Perbankan dan Aktor Disinformasi

Sanksi Baru untuk Rusia Sasar Industri Minyak, Perbankan dan Aktor Disinformasi
Ilustrasi industri minyak. (gambar: ist. via malukupost)
Rabu, 04 Mei 2022 13:23 WIB
JAKARTA - Kepala Unit Kebijakan Luar Negeri di Komisi Eropa Eksekutif UE Josep Borrell menyatakan dalam sebuah tweet, kemarin, Uni Eropa akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi ini akan menyasar industri minyak Moskow, sejumlah bank Rusia dan aktor disinformasi.

Lansiran Reuters yang dikutip GoNEWS.co di Jakarta, Rabu (4/5/2022) menyebut, putaran sanksi terbaru juga akan mempengaruhi Sberbank, pemberi pinjaman utama Rusia. Sberbank akan ditambahkan ke beberapa bank yang telah dikeluarkan dari sistem pesan SWIFT.

Borrell mengatakan, langkah-langkah yang diusulkan Komisi terhadap Rusia akan disampaikan kepada 27 negara anggota Uni Eropa untuk disetujui.

Para pejabat mengatakan, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan menguraikan sanksi baru yang diusulkan pada hari Rabu (Rabu, 4 Mei 2022, red).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Metropolitan, Basket, DKI Jakarta
wwwwww