Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
2 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
2 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Ini Suara Hati Dua Wasit Tenis Meja yang Memimpin di SEA Games 2021 Vietnam

Ini Suara Hati Dua Wasit Tenis Meja yang Memimpin di SEA Games 2021 Vietnam
Rabu, 11 Mei 2022 23:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUALA LUMPUR - Cabang olahraga (cabor) tenis meja merupakan salah satu cabor yang tidak mendapat rekomendasi dari Tim Review Percepatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) tampil memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Namun, ada dua wasit tenis meja asal Indonesia yang mendapat kepercayaan memimpin pertandingan di pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Kedua wasit yang mengantongi sertifikat Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) yakni Syamsudin dan Gufron secara tidak sengaja ditemui di Bandara Kuala Lumpur Malaysia, Rabu (11/5/2022). Mereka mengaku mendapat undangan dari Asosiasi Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) dan Vietnam SEA Games Organizing Committee (VIESGOC) dengan rekomendasi Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI).

"Ya, kami mendapat tugas memimpin pertandingan SEA Games 2021 Vietnam atas undangan dari SEATTA dan VIESGOC. Ini pertama kali kami memimpin di SEA Games. Sebelumnya, tidak ada wasit Indonesia yang memimpin di SEA Games 2019 Filipina," kata Syamsudin asal Jambi yang ditemui di ruang tunggu Bandara Kuala Lumpur.

"Selain wasit tenis meja tuan rumah Vietnam, setiap negara peserta mendapat jatah mengirimkan dua wasit yang bertugas di SEA Games 2021 Vietnam. Kami hanya menjalankan tugas," timpal Gufron asal Yogyakarta.

Ketika ditanyakan bagaimana perasaan keduanya memimpin pertandingan tanpa ada atlet tenis meja Indonesia yang tampil di SEA Games 2021 Vietnam? "Prihatin sih mas melihat atlet negara lain bertanding tanpa ada atlet Indonesia. Dan, tenis meja juga memang tidak mendapat rekomendasi dari Tim Review. Selain itu, kan kita paham ada dua organisasi yakni PP PTMSI pimpinan pak Oegroseno dan PB PTMSI di bawah Pieter Layardi sama-sama mengusulkan nama-nama atletnya ke NOC Indonesia dan Tim Review," jawab Syamsudin.

"Ya memang sih masalah ini terus berlarut sampai 11 tahun. Dan, kami hanya bisa berharap tenis meja Indonesia bisa seperti dulu. Dipertandingkan di PON dan juga tampil di berbagai multri event internasional," jawab Gufron. ***

wwwwww