Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Massa Dukung Kejagung Tuntaskan Dugaan Korupsi Impor Besi dan Baja

Massa Dukung Kejagung Tuntaskan Dugaan Korupsi Impor Besi dan Baja
Massa gelar aksi di depan Gedung Kejagung RI di Jakarta, 13 Mei 2022. Massa mendorong penuntasan kasus dugaan korupsi impor besi dan baja. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Jum'at, 13 Mei 2022 16:20 WIB
JAKARTA - Sejumlah massa yang menyebut diri sebagai Gerakan Masyarakat Anti Korupsi dan Perburuan Rente Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta pada Jumat (13/5/2022) siang. Masa menyampaikan beberapa dorongan kepada Kejagung RI terkait dugaan korupsi impor besi dan baja dan turunannya tahun 2016-2021.

"1) Menuntaskan penyidikan kasus dugaan korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021secara holistik;2) Mengungkap seluruh oknum birokrat, pelaku usaha, dan terutama Intelectual Dederatau dalang dibalik kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021; 3) Kejaksaan Agung RI harus menjunjung tinggi integritas dan professional dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021 tanpa pandang bulu," kutipan tuntutan massa aksi yang dirangkum di lokasi.

Terkait hal ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Dr. Ketut Sumedana menyatakan pihaknya akan menelaah aspirasi massa. Saat ini, Ia belum menerima laporan detil terkait muatan aksi.

"Nanti responsnya biasanya, apakah ditindaklanjuti dengan institusi (Kejagung, red) atau diserahkan kepada institusi lain atau diserahkan kepada daerah," kata Ketut Sumedana.

Saat ini, kata Kapuspenkum, Kejagung memang tengah menangani perkara terkait impor baja. Tapi apakah ini kasus yang sama dengan yang disuarakan massa aksi, masih perlu telaah.

"Impor baja itu sudah ada di kita tapi nanti kita cek dulu," ujar Ketut Sumedana.

Pantauan di lapangan, massa aksi melengkapi diri dengan sejumlah atribut seperti spanduk, orasi. Beberapa juga terpotret mengenakan topeng Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang Karta Sasmita.

Penelusuran daring menyebut, Airlangga sempat menjabat Menteri Perindustrian medio 27 Juli 2016 – 20 Oktober 2019. Kemudian, Ia menjabat Menko Perekonomian RI. Sementara Agus, juga pernah menjabat Menteri Perindustrian menggantikan Airlangga pada 2019.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww