Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Vietnam, 12-23 Mei 2022

Sempat Slip Akibat Gerimis, Tiara Mampu Raih Emas

Sempat Slip Akibat Gerimis, Tiara Mampu Raih Emas
Tiara Prastika Andini bersama Ketua Umum NOC, Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)
Minggu, 15 Mei 2022 22:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution

HOA BINH - Impian Tiara Prastika membawa pulang medali emas disiplin MTB downhill SEA Games 2021 Vietnam tergenapi setelah ia tampil tercepat di Hoa Binh Gymnastics and Sports Centers. Makanya, wajah Tiara terlihat bahagia.

Ditonton langsung Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dan Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal, Tiara sukses menunjukkan dominasi Indonesia dengan catatan waktu 3 menit 31,531 detik. Ia unggul atas pembalap Thailand Vipavee Deekaballes (3 menit 42,337 detik) dan wakil Filipina Naomi Gardoce Mapanao (3 menit 44,772 detik).

“Senang banget saya bisa mendapatkan medali emas. Rasanya bahagia dan bangga karena target medali emas tercapai,. Ini memang penantian yang cukup panjang, tetapi sejak persiapan setahun terakhir saya yakin saya mampu,” kata Tiara yang tampil mendominasi sejak awal balapan.

“Tadi di awal start agak gerimis dan sempat slip sedikit. Beruntung saya bisa kontrol. Treknya sendiri kan lintasannya sempit, tapi saya mampu melewatinya dan akhirnya tampil tercepat.”

Torehan yang dibukukan Tiara menjadi medali emas ke-16 untuk Merah Putih di Vietnam. Tak hanya itu, hasil ini sekaligus mengobati hasil SEA Games 2019 Manila. Kala itu, Tiara harus puas dengan raihan perak setalah finis di belakang pembalap Filipina Lea Denise Belgira.

Sementara itu, pembalap putra downhill MTB Andy Prayoga juga pulang dengan membawa medali. Ia finis di urutan kedua usai membukukan catatan waktu 3 menit 9,356 detik. Ia berada di belakang pembalap Thailand Methasit Boonsane yang finis 3 menit 6, 2700 detik.

Perak Andy tersebut juga merupakan peningkatan prestasi dari Manila 2019. Ia kala itu harus puas berada di urutan ketiga. Adapun wakil Indonesia lainnya Popo Ario Sejati harus puas di urutan keempat setelah menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 3 menit 15,810 detik.

“Saya mengucapkan selamat kepada PB ISSI atas prestasi yang telah diberikan oleh atlet-atlet kebanggan Indonesia yang membuktikan adanya peningkatan prestasi,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta.

Lebih lanjut, ia mengatakan prestasi yang diraih oleh balap sepeda tak lepas dari komitmen Ketua PB ISSI Listyo Sigit Prabowo yang bertekad melakukan pembinaan pembinaan.

“Tiara kini sudah menjadi ikon baru di nomor putri downhill putri dan harapan kami tentu akan banyak lagi bermunculan atlet-atlet Indonesia untuk regenerasi yang bisa membawa Merah Putih menembus panggung dunia,” ujar Okto.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB ISSI Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, yang juga menyaksikan langsung penampilan Tiara, mengapresiasi perjuangan dan pencapaian atlet Indonesia.

"Tentunya saya mewakili Bapak Ketua Umum PB ISSI (Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo) sangat bangga dan bersyukur. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua tim dan atlet yang telah menyumbangkan medali emas dan perak. Semoga prestasi ini bisa membangkitkan olahraga balap sepeda Indonesia, khususnya untuk downhill," katanya dalam rilis PB ISSI. ***

wwwwww