Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  SEA Games

Eks Menkes Terawan: Saya Ajak Rekan Sejawat Dokter Gabung PDSI

Eks Menkes Terawan: Saya Ajak Rekan Sejawat Dokter Gabung PDSI
Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 21 Mei 2022 11:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengajak dokter yang ada di dalam maupun luar negeri bergabung dengan Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI). Menurutnya, bergabung dengan PDSI dapat mengembangkan ilmu kesehatan yang lebih maju.

"Saya mengajak rekan sejawat yang bertugas di TNI, Polri, ASN, swasta, profesional dan juga para dokter serta mahasiswa di dalam dan di luar negeri untuk bergabung bersama PDSI. Dengan bergabungnya saudara sejawat lainnya, maka akan semakin maju ilmu kesehatan kita dan semakin kuat untuk berdaulat," kata Terawan melalui mantan Tenaga Ahlinya, Andi, Jumat (20/5).

Terawan resmi bergabung dengan PDSI sejak 13 Mei 2022. Kini, dia ditunjuk menjadi Dewan Pelindung PDSI. Terawan bertekad turut membesarkan PDSI demi kepentingan kemanusiaan. "Saya akan ikut membangun PDSI karena saya sudah tidak ada tempat untuk berteduh lagi. Talenta yang diberikan Tuhan kepada kita harus bermanfaat untuk menolong masyarakat," kata Terawan.

Terawan mengaku tidak akan merespons pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Moh Adib Khumaidi bahwa tak akan menolak jika dirinya kembali bergabung dengan IDI.

Saat merayakan ulang tahun perkawinan ke-29 pada Kamis lalu, Terawan juga menegaskan meski telah pindah ke PDSI sebagai rumah baru, dia tetap menghormati anggota dan pengurus IDI. "Saya mengucapkan banyak terima kasih pada rekan sejawat. Sekian lama saya bergabung di IDI dan mendapat banyak pelajaran berharga, " ujar Terawan.

Terawan berharap PDSI bisa berkontribusi dalam membangun kesehatan masyarakat. Terawan resmi bergabung dengan PDSI setelah menerima surat pemberhentian secara permanen dari keanggotaan IDI.

Pemecatan Terawan bermula dari rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI pada muktamar ke-31 IDI di Aceh, 25 Maret 202. Alasan munculnya rekomendasi pemecatan itu antara lain Terawan dinilai melakukan pelanggaran berat etik serta memicu kontroversi sejak 2018 sampai 2022. Salah satu kontroversi Terawan yakni temuannya tentang metode cuci otak atau Digital Subtraction Angiography (DSA).***

wwwwww