Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Beladiri

KPK Periksa Bendum PBNU

KPK Periksa Bendum PBNU
Bendum PBNU Mardani H Maming. (foto: ist. via kronologi)
Sabtu, 04 Juni 2022 21:51 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sebagaimana pemberitaan yang dibaca Sabtu (4/6/2022), memastikan, Bendahara Umum (Bendum) PBNU Mardani H Maming diperiksa KPK, kemarin, terkait izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimatan Selatan (Kalsel). Meski demikian, Marwata belum bisa merinci materi pemeriksaan.

"Sepenuh menjadi kewenangan dari penyelidik," kata Alex sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari kronologi.

Alex mengatakan, jika penyelidik berhasil menemukan ada peristiwa pidana dengan alat bukti yang cukup, "Tentu nanti akan diekspos dan tentu kami akan sampaikan ke temen-temen (wartawan, red)" kata Alex.

Dalam pemeriksaan selama 12 jam kemarin itu, Mardani ditanyai terkait kesaksiannya dalam persidangan kasus eks Kadis Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu Dwidjono Putrohadi yang mana Mardani disebut menerima uang Rp89 miliar.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional
wwwwww