Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
19 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Beladiri

Anaknya Jadi Korban Pemukulan, Politisi PDIP: Tak Boleh Ada Premanisme di Jalan

Anaknya Jadi Korban Pemukulan, Politisi PDIP: Tak Boleh Ada Premanisme di Jalan
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Indah Kurnia. (Foto: Istimewa)
Minggu, 05 Juni 2022 23:12 WIB

JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Indah Kurnia, angkat bicara usai putranya Justin Frederick menjadi korban pemukulan di ruas jalan Tol Dalam Kota, Gatot Subroto arah Cawang. Indah mengingatkan, dari kejadian itu agar menjadi pembelajaran untuk semua orang.

"Semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi setiap warga bangsa, untuk tidak boleh melakukan tindakan premanisme di jalan," kata Indah dikutip dari Instagram @cs_bodyworks, Minggu 5 Juni 2022.

Diketahui sebelumnya, video putra Indah Kurnia viral di media sosial. Di mana Justin dipukul oleh pengemudi mobil ber-plat nomor RFH.

Dalam tayangan video, pelaku pemukulan menggunakan jas berwarna merah. Dengan pelaku secara brutal memukuli wajah Justin. Satu orang pelaku lainnya yang menggunakan kemeja batik hanya melihat peristiwa pemukulan tersebut.

Melalui kasus pemukulan tersebut, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan. "Sudah (ditangkap). Keduanya kita amankan, kita periksa malam ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi.

Setelah dilakukan penangkapan kepada dua pelaku, saat ini satu dari keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka atas pengeroyokan terhadap Justin. Hengky mengungkapkan, dua pelaku yang ditangkap berinisial AF dan FM.

Lebih lanjut Hengki menjelaskan, satu pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan berinisial FM. “Yang sudah jadi tersangka dan ditahan itu FM,” ungkapnya.

Meski demikian, Hengki belum mau menjelaskan secara rinci motif dari kedua pelaku pengeroyokan tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww