Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
16 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2022

Juara All England Tersingkir di Babak Awal

Juara All England Tersingkir di Babak Awal
Pasangan ganda putra juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PP PBSI)
Selasa, 07 Juni 2022 21:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kejutan terjadi di partai perdana Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2022. Pasangan ganda putra juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri tersingkir di babak awal.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022) malam, Bagas/Fikri kalah rubber game dari rekan bekas penghuni Pelatnas Cipayung, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-19, 12-21, 16-21.

Selepas pertandingan, pasangan peringkat 20 dunia itu mengaku bermain kurang fokus sehingga pada gim penentuan kehilangan momentum. Dampaknya, mereka harus mengubur asa maju ke babak selanjutnya.

Bagas sendiri mengakui hal tersebut menjadi bumerang, sehingga Sabar/Reza bisa mengembangkan permainan terbaiknya dan memenangkan laga.

"Pada laga ini, lawan bermain lebih baik dari kami. Pertandingan ini kami banyak hilang fokus dan sehingga mendapat tekanan dari lawan," ungkap Bagas.

Senada dengan Bagas, Fikri sendiri sebenarnya pada awal tidak merasa terbebani karena tampil di hadapan publik Istora sebagai juara All England 2022. Sebaliknya, pemain kelahiran 15 November 1999 itu justru ingin memberikan pembuktian. Tetapi sayang hasil akhir kurang memuaskan.

"Kami banyak kehilangan fokus dan hal itu membuat lawan menjadi bisa mengembangkan permainan," tambah Fikri.

Dengan kekalahan ini, pasangan berakronim Bakri itu berharap bisa memperbaiki penampilannya dan lebih fokus dalam bertanding di turnamen berikutnya.

"Selepas ini kami akan evaluasi pertandingan supaya lebih baik lagi dan fokus di lapangan," pungkas Bagas.

Dari kubu lawan, pasangan Sabar/Reza sejak awal mengaku termotivasi untuk mengalahkan Bagas/Fikri. Maklum mantan penghuni Pelatnas Cipayung itu menghadapi rekan lamanya yang kini sudah menjadi juara All England.

"Sejak awal saya termotivasi memberikan yang terbaik di laga ini, terlebih bermain di hadapan publik Istora. Melawan juara All England 2022, kami justru sangat termotivasi menampilkan yang terbaik dan bermain nothing to lose," pungkas Reza.

Dengan kemenangan ini, Sabar/Reza akan berhadapan dengan pemenang antara Alexander Dunn/Adam Hall (Skotlandia) dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia). ***

wwwwww