Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
11 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Masyarakat Dorong Reshuffle, Istana Berkode soal 'Ekonomi'

Masyarakat Dorong Reshuffle, Istana Berkode soal Ekonomi
Ilustrasi reshuffle menteri. (gambar: ist./detikcom)
Selasa, 14 Juni 2022 18:18 WIB
JAKARTA - Elemen masyarakat diberitakan menggelar aksi demo mendukung Presiden RI Joko Widodo untuk me-reshuffle kabinetnya. Demo dukungan kocok ulang kabinet disebut terjadi di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022).

"Sepatutnya presiden mencopot menteri yang bermasalah," pernyataan massa demo yang dikutip GoNEWS.co dari berbagai sumber.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam lansiran suara.com mengatakan, waktu untuk melakukan reshuffle atau perombakan kabinet ditentukan sepenuhnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya Presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja ya terserah Presiden, mau hari ini, mau besok, mau lusa, kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," kata Pramono Anung di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa yang sama.

Detikcom menyebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada Kamis (2/6/2022) lalu menyatakan, saat ini pemerintah Indonesia mengahadapi masalah ekonomi yang harus dijawab secara responsif.

"Kita kan fokus ini banyak sekali permasalahan yang harus ditangani secara cepat. Ekonomi global. Sangat dinamis. Kita harus sangat responsif. Pandemi kita juga harus antisipatif. Jadi kita fokus kerja," ujar Pratikno.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww