Masyarakat Dorong Reshuffle, Istana Berkode soal 'Ekonomi'
![]() |
| Ilustrasi reshuffle menteri. (gambar: ist./detikcom) |
"Sepatutnya presiden mencopot menteri yang bermasalah," pernyataan massa demo yang dikutip GoNEWS.co dari berbagai sumber.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam lansiran suara.com mengatakan, waktu untuk melakukan reshuffle atau perombakan kabinet ditentukan sepenuhnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya Presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja ya terserah Presiden, mau hari ini, mau besok, mau lusa, kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," kata Pramono Anung di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa yang sama.
Detikcom menyebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno pada Kamis (2/6/2022) lalu menyatakan, saat ini pemerintah Indonesia mengahadapi masalah ekonomi yang harus dijawab secara responsif.
"Kita kan fokus ini banyak sekali permasalahan yang harus ditangani secara cepat. Ekonomi global. Sangat dinamis. Kita harus sangat responsif. Pandemi kita juga harus antisipatif. Jadi kita fokus kerja," ujar Pratikno.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta |













