Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022

Gagal ke Semifinal, Apriyani/Fadia Siap Belajar dari Kesalahan

Gagal ke Semifinal, Apriyani/Fadia Siap Belajar dari Kesalahan
Ganda putri andalan Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: Humas PP PBSI)
Jum'at, 17 Juni 2022 19:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal melaje ke semifinal  Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022. Di perempatfinal, Apriyani/Fadia kalah dari ganda putri Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022) sore, Apriyani/Fadia gagal ke babak semifinal seusai kalah dari pasangan rangking dua dunia itu dengan skor 14-21, 19-21.

Pada laga ini, peraih medali emas SEA Games 2021 itu sejatinya punya peluang memaksakan rubber game di gim kedua. Sayang usaha ganda putri rangking 210 dunia itu sirna seusai wakil Negeri Ginseng itu bermain begitu konsisten dan sabar mengejar ketertinggalan untuk memenangkan pertandingan.

Selepas laga, Apri dan Fadia mengaku banyak belajar dari kekalahan menyakitkan ini. Maklum saat sudah unggul, pasangan yang memulai debut di SEA Games itu tidak bisa mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah.

"Kami akan selalu belajar dengan pola permainan seperti tadi. Sebelum Indonesia Masters dan Indonesia Open kami sudah bersiap dan kami terus belajar dari kekalahan ini," ungkap Apriyani.

"Permainan kami sejatinya tidak berubah hanya kurang konsisten saat poin-poin penting,” timpal Fadia.

Kemenangan Lee So Hee/Shin Seung Chan atas Apriyani/Fadia membuat keduanya sukses mengandaskan sejumlah pasangan Indonesia di turnamen BWF level super 1000.

Sepanjang turnamen Indonesia Open 2022, runner up Kejuaraan Dunia 2021 itu sebelumnya sukses mengalahkan dua wakil Indonesia. Yakni, Febby Valencia Dwijayanti Gani/Ribka Sugiarto dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi.

Pada babak pertama, unggulan kedua itu menggulung Febby/Ribka dua gim langsung dengan skor 21-16, 22-20.

Setelah itu, Lee/Shin tak tertahan langkahnya meski dihadang Ana/Tiwi dengan menang dua gim langsung dengan skor 25-23, 21-11.

Kemenangan Lee/Shin atas Apriyani/Fadia membuat keduanya sukses revans setelah sebelumnya kalah di babak perempatfinal Indonesia Masters lewat permainan rubber game 21-15, 16-21, 16-21.

Dengan kemenangan ini, juara French Open 2021 itu di semifinal akan menghadapi pemenang pertandingan antara Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (Korea Selatan) dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang). ***

wwwwww