Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Arsul Sani: KIB Berpeluang Usung Capres yang Diumumkan NasDem

Arsul Sani: KIB Berpeluang Usung Capres yang Diumumkan NasDem
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani. (Foto: Istimewa)
Senin, 20 Juni 2022 23:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani menyatakan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB tidak menutup kemungkinan bakal mengusung nama calon presiden 2024 yang sama seperti hasil Rakernas NasDem.

Sebagaimana diketahui, nama-nama yang diumumkan NasDem tersebut adalah Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo. "Tidak tertutup kemungkinan, meskipun tentu kalau kita bicara dalam konteks KIB itu. Saya kira kami akan melihat dulu ke dalam. Kader-kader yang ada di dalam itu peluangnya seperti apa?," katanya. Senin (20/6/2022).

Menurut Arsul, tokoh yang bakal diusung KIB tidak harus selalu ketua umum partai. Selain itu, bisa juga dari sosok militer atau mantan militer dan kepolisian yang dilirik.

Arsul mengatakan, semua nama yang diumumkan dari hasil Rapat Kerja Nasional Partai NasDem sama menariknya. "Selain yang tiga itu juga ada sejumlah nama lain yang memang sudah mengisi di ruang media kita. Bahwa beliau-beliau itu adalah calon potensial," ujarnya.

Bagi PPP, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga menarik. Sebelum menentukan, mereka masih memikirkan lebih dulu dan tidak ingin terburu-buru mengumumkan. "Semua kita akan istikharah, nanti kalau menurut survei langitan itu siapa, menurut survei daratan itu siapa," kata dia.

Soal nama Ganjar Pranowo yang diusung, Arsul memahami bahwa Gubernur Jawa Tengah itu sebagai kader PDI Perjuangan. Menurutnya tidak elok jika mengusung nama dari partai lain.

Menurut Arsul, langkah itu juga demi menjaga partai-partai lain yang ada di dalam pemerintahan. "Pak Ganjar itu kan kader partai politik lain dalam hal ini PDI Perjuangan, kan tidak pas, tidak etis rasanya kalau kemudian karena katakanlah kita mengusung Pak Ganjar. Kita menjadi hubungannya tidak baik," ujarnya.***

wwwwww