Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPR Desak Kemenag Ajukan Keberatan ke Arab Saudi Terkait Makanan Jamaah Haji Basi

DPR Desak Kemenag Ajukan Keberatan ke Arab Saudi Terkait Makanan Jamaah Haji Basi
Ilustrasi jamaah Haji Indonesia usai mengambil jatah makan. (Foto: Istimewa)
Rabu, 06 Juli 2022 16:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf mengaku kecewa dengan otoritas pemerintah Arab Saudi yang tidak memberikan pelayanan prima kepada jemaah Indonesia.

Pasalnya, dia mendapati makanan yang basi dan kasur yang tidak memadai untuk jemaah Indonesia, padahal mereka mengeluarkan biaya yang cukup mahal. Legislator dari Fraksi PKS ini mendesak pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, untuk melayangkan surat keberatan kepada Pemerintah Arab Saudi.

"Sebagaimana telah kami tegaskan pada 2 Juni 2022 silam, kami mengusulkan agar Pemerintah Indonesia segera menyampaikan surat keberatan kepada Arab Saudi karena secara sepihak menetapkan harga khidmat masyair di luar kontrak yang sudah diteken," tegas Bukhori di Arab Saudi, Selasa (5/7/2022.

"Apalagi dasar dari surat keberatan tersebut semakin diperkuat dengan fakta yang kami temukan di lapangan yang menunjukan bahwa apa yang telah mereka janjikan sebelumnya pada realitanya jauh dari harapan,” imbuhnya menegaskan.

Bukhori ini juga mendesak pemerintah Indonesia melakukan negosiasi ulang tentang harga khidmat masyair untuk penyelenggaraan haji pada tahun mendatang. "Jangan sampai ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bermain-main dalam hal ini," demiikian Bukhori.***

wwwwww