Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022

Gregoria Melangkah ke Perempat Final

Gregoria Melangkah ke Perempat Final
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Humas PP PBSI)
Kamis, 07 Juli 2022 16:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melangkah ke perempatfinal Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022. Di babak 16 Besar, pemain berusia 22 tahun itu menang atas pemain Korea Selatan, Kim Ga Eun.

Dalam pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (7/7/2022) siang, Gregoria tampil optimal. Pemain yang menduduki peringkat 31 dunia itu hanya memerlukan waktu singkat, 25 menit untuk mengalahkan wakil Negeri Ginseng itu dengan skor 21-11, 21-9.

“Puji Tuhan hari ini saya bisa bermain sesuai pola dan strategi permainan yang sudah saya siapkan dari awal. Dari masuk lapangan, saya sudah langsung in dan tidak mau kalah start. Itu kunci kemenangan hari ini,” kata Gregoria kepada tim Humas dan Media PBSI.

Dalam bertanding, juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu hanya ingin menerapkan pola sederhana. Yaitu agar lawan tidak nyaman. Karena lawan memiliki postur jangkung, bola-bolanya diarahkan atau dilambungkan agar jauh dari jangkauan lawan. Dengan pola ini, lawan tidak bisa memukul dengan nyaman.

“Dengan strategi semacam ini, lawan tidak nyaman. Akhirnya banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Dan kondisi itu sangat menguntungkan saya untuk bermain lebih tenang dan akhirnya bisa menang dengan cepat,” tutur Gregoria.

Lebih lagi, saat turun bertanding, Gregori tengah memiliki motivasi besar agar bisa meraih kemenangan. Dia ingin mempersembahkan kemenangan ini bagi klubnya, Mutiara Cardinal Bandung yang tepat pada tanggal 7 Juli 2022 ini berusia 55 tahun.

“Saya begitu termotivasi untuk menang dan memberikan kado keberhasilan untuk klub saya, PB Mutiara Cardinal Bandung yang tengah berulang tahun ke-55 hari ini,” ujar Gregoria.

Di babak perempatfinal, Jumat (8/7), Gregoria akan bersua lagi dengan Akane Yamaguchi. Pemain asal Jepang yang juga unggulan pertama itu maju ke babak delapan besar usai mengalahkan Wang Zhi Yi (China), 12-21, 21-13, 21-12 dalam 47 menit.

Sebelumnya, di ajang Malaysia Open pekan lalu, Gregoria sukses mengalahkan pemain nomor satu dunia tersebut di babak pembuka. Kala itu, wakil Indonesia itu menang dengan skor 21-14, 21-14.

“Untuk pertandingan melawan Akane besok, saya sudah melupakan soal kemenangan di Malaysia Open pekan lalu. Saya akan bermain tanpa beban lagi dan mau menampilkan permainan yang maksimal. Saya tidak mikir lagi soal menang atau kalah. Besok saya hanya mau bermain maksimal dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik,” janji Gregoria. ***

wwwwww