Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Imbang Tanpa Gol Lawan Thailand, Menpora Amali Tetap Beri Semangat Timnas Indonesia U-19

Imbang Tanpa Gol Lawan Thailand, Menpora Amali Tetap Beri Semangat Timnas Indonesia U-19
Menpora Amali saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand di Piala AFF U 19. (Foto: Humas Kemenpora)
Kamis, 07 Juli 2022 17:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali tetap memberikan semangat kepada punggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 usai ditahan imbang Thailand U-19 dengan skor 0-0 pada Turnamen Sepakbola Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/7/2022) malam.

"Saya datang ke sini untuk melihat dan memberikan semangat langsung kepada para pemain. Meski hasilnya imbang tanpa gol, para pemain tetap menunjukkan pernainan yang meningkat," kata Menpora Amali.

Kekuatan pemain Timnas U-19 ini menurut Menpora Amali harapan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023. "Kita masih menyisahkan dua pertandingan lagi, saya berharap bisa di maksimal dengan baik. Karena para pemain ini adalah harapan kita untuk Piala Dunia U-20 tahun depan, jadi mereka harus terus banyak berkompetisi dengan baik," ujar Menpora Amali.

Bermain dihadpan pendukungnya sendiri, Timnas Indonesia U-19 tampil agresif di babak pertama. Namun, pada babak kedua mereka dikurung oleh Thailand. Beruntung kiper Cahya Supriadi membuat banyak penyelamatan gemilang sehingga Indonesia terhindar dari kekalahan.

Pada menit-menit awal, pertandingan berjalan cukup alot. Meski berjalan dalam tempo yang cukup cepat, kedua tim sama-sama kesulitan untuk menembus pertahanan lawan. Peluang emas pertama baru didapat Indonesia pada menit sembilan.

Umpan panjang dari sayap kanan dilepaskan ke arah Ronaldo Kwateh yang kemudian berhasil mencungkil bola untuk melewati kiper Thailand, Narongsak Naengwongsa. Sayangnya, bola melambung sangat tinggi sehingga Narongsak memiliki waktu untuk mengejarnya. Hingga turun minum kedua tim masih belum bisa memecah kebuntuan. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.

Di babak kedua, Timnas Indonesia U-19 bermain tanpa sosok Marselino yang diarik keluar jelang turun minum. Bahkan, saat paruh kedua baru berjalan lima menit, Hokky Caraka, hampir menorehkan gol. Sayangnya, tendangan kerasnya berhasil diblok oleh bek Thailand sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada menit 84, Cahya lagi-lagi mementahkan peluang emas Thailand. Kesalahan yang dibuat Marcell Januar membuat Seksan Ratree berdiri bebas di kotak penalti. Untungnya, sepakkan Ratre sangat lemah sehingga Cahya bisa menangkap bola dengan mudah.

Setelah itu, Thailand terus mengepung pertahanan Indonesia untuk mengincar gol kemenangan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan kedua tim gagal mencetak satu pun gol dalam laga ini. Alhasil, skor kacamata 0-0 mengakhiri pertandingan ini.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan tetima kasih atas dukungan langsung yang diberikan Pak Menteri. "Terima kasih atas dukungan pak menteri. Memang lawan terberat kita di grup ini adalah Vietnam dan Thailand," katanya. ***

wwwwww