Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Umum

Anggota DPR 'Ditantang' Cek Kesiapan Kurikulum Merdeka di Sekolah

Anggota DPR Ditantang Cek Kesiapan Kurikulum Merdeka di Sekolah
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah dalam suatu kesempatan rapat. (foto: ist./dpr)
Jum'at, 08 Juli 2022 15:03 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah dalam siaran parlemen yang dibaca Jumat (8/7/2022) meminta pemerintah agar tak memaksakan implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2024/2025.

"Kami memohon dengan hormat, juga teman-teman Komisi X, jangan paksakan (pelaksanaan) Kurikulum Merdeka," ujar Ferdiansyah sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Kemendikbudristek Terbitkan Kurikulum Merdeka

Baca Juga: Komisi DPR X Minta Tanggapi Positif Usulan LaNyalla Soal Kurikulum Darurat Corona

Politikus Partai Golkar itu menilai, jika melihat dalam proses dan kesiapan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, termasuk pengalaman sebelumnya, hal tersebut tidak akan berjalan dengan lancar.

Menurut dia, hal tersebut bisa dicek sendiri oleh para anggota Komisi X DPR ketika pulang ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing dan minimal mengunjungi 40 sekolah.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pemasyarakatan

Baca Juga: Naik Peringkat QS, Hetifah Apresiasi Pendidikan Tinggi Indonesia

"(Bisa) kita cek, silakan Anggota Komisi X DPR pulang ke dapil masing-masing, minimal mengunjungi 40 sekolah. Cek satu persatu gurunya sarana dan prasarana dan sebagainya," ujar legislator Golkar dari dapil Jawa Barat XI tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww