Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022

Gregoria Gagal Lolos dari Hadangan An Se Young

Gregoria Gagal Lolos dari Hadangan An Se Young
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung . (Foto: Humas PP PBSI)
Sabtu, 09 Juli 2022 20:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung gagal dari hadangan wakil Korea Selatan, An Se Young di babak semifinal Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022. Meski sudah berjuang keras, Gregoria kalah rubber game 18-21, 21-13, 8-21.

Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (9/7/2022), Gregoria sebenarnya bermain cukup apik dibandingkan saat pertemuan pertama di All England 2022, Maret lalu. Ia mampu mengimbangi permainan, bahkan beberapa kali membuat An Se Young mati langkah.

Usai kalah di gim pertama, Gregoria mampu bangkit di gim kedua. Sayang, di gim ketiga, Gregoria kurang konsisten dalam meladeni perlawanan lawan, sehingga tertinggal jauh dan tidak mampu lagi mengejar.

"Pertama-tama saya mengucap syukur saya bisa melangkah sejauh ini, masuk semifinal setelah bertahun-tahun hanya di babak pertama dan kedua. Jujur, tidak apa-apa kalah tapi ada di beberapa titik saya kurang puas dengan penampilan hari ini, terutama di gim ketiga," kata Gregoria kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Di gim ketiga, lawan mengontrol permainan saya. Jadi saya tidak bisa lepas dari tekanan," lanjutnya.

Walau sudah menginjak babak semifinal, Gregoria mengaku masih banyak yang harus ia perbaiki. Terutama mental dan pikiran. Tapi Gregoria sadar pencapaiannya di dua turnamen di Malaysia memberinya tambahan percaya diri.

"Evaluasinya saya ingin perbaiki pikiran saya. Saya harus melatih pikiran saya supaya lebih punya motivasi lebih, mau capek juga untuk memaksa limit diri sendiri," ungkap Gregoria.

"Saya tidak mau memikirkan yang sudah terjadi hari ini, semuanya saya ambil pelajarannya saja. Saya tidak mau saya terlalu berpikir sudah masuk semifinal, sudah bagus. Saya mau mulai dari nol di pertandingan depan, saya mau coba pertahankan dulu main saya supaya enak terus. Puji Tuhan di sini memang sudah mulai enak," pungkas Gregoria yang setelah ini langsung bersiap untuk turun di ajang Singapore Open 2022 pekan depan. ***

wwwwww