Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022

Juara Ganda, Fajar/Rian: Kami Tetap Tidak Mudah Puas

Juara Ganda, Fajar/Rian: Kami Tetap Tidak Mudah Puas
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PP PBSI)
Minggu, 10 Juli 2022 19:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUALA LUMPUR - Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto merebut gelar juara ganda putra di ajang Turnamen Bulutangkis Malasysia Master 2022. Gelar ini diraih mereka setelah memenangkan pertarungan All Indonesian Final.

Dalam pertandingan final di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (10/7/2022). Fajar/Rian mengalahkan seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-19.

"Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah hari ini diberikan kelancaran dan kemenangan. Senang dan bangga, bukan hanya karena juara tapi karena bisa menang lawan senior kami apalagi sudah sangat berpengalaman," kata Rian.

"Tetap banyak evaluasinya walau sudah dapat tiga gelar dan tiga runner up. Kami tetap tidak mau mudah puas karena masih banyak turnamen di depan yang ingin kami raih. Salah satunya Kejuaraan Dunia," tambahnya.

"Alhamdulillah bersyukur bisa menang di pertandingan final hari ini. Minggu lalu kami menjadi runner up dan hari ini kami bisa menjadi juara pastinya tidak mudah. Karena stamina sudah terkuras tapi kami bagaimana caranya untuk bangkit, untuk bisa lebih baik lagi," timpal Fajar.

"Kami memang sudah siap di pertandingan hari ini. Kami tidak mau kekalahan minggu lalu terulang. Minggu lalu kami merasakan stamina kami terkuras, jadi kami lebih menyiapkan stamina dan fokusnya. Kami tidak terlalu memikirkan siapa lawan kami, walau lawan teman sendiri tapi kalau sudah di lapangan tetap namanya lawan. Kami juga kan mau titel untuk menambah kepercayaan diri," jelasnya lebih panjang.

Mengenai program jangka pendek, Fajar menyebut akan ke Singapore Open 2022. "Semoga tetap bisa mempertahankan konsistensi dan performa permainan. Kalau bisa, raih gelar juga. Kami perlu poin untuk ke depan. Unfreeze ranking nanti kami mau upgrade yang pasti," tandasnya.

Sementara itu, Ahsan mengatakan tetap bersyukur sudah bisa melewati partai final ini walau dengan kekalahan. "Selamat juga untuk Fajar/Rian," ujarnya.

"Kita sudah beberapa kali bertemu mereka, kalau sudah di lapangan kita tetap fight. Hasil challenge tadi memang tipis sekali masuk. Ya harus diterima," timpal Hendra.
"Performa Fajar/Rian sudah bagus tapi tetap harus stabil ya dan semoga ke depannya kita berharap mereka bisa juara yang lebih besar lagi," tambahnya. ***

wwwwww