Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Zulhas Kampanye Anak Lewat Minyak Goreng, PKB: Bikin Malu Saja!

Zulhas Kampanye Anak Lewat Minyak Goreng, PKB: Bikin Malu Saja!
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Rabu, 13 Juli 2022 14:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kampanye tersirat yang dilakukan Ketua Umum PAN yang kini menjabat sebagai menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menuai kritik bukan hanya dari khalayak umum tapi juga elite partai politik.

Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/7).

Menurut Jazilul, sikap Zulkifli Hasan yang mengkamanyekan putrinya, Futri Zulya Safitri, saat melakukan dalam kegiatan operasi pasar di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/7), tidak etis dilakukan seorang pejabat. "Mestinya tidak begitu ya. Kalau bahasa Jawa-nya, ngono yo ngono, tapi ojo ngono. Artinya jangan keterlaluan," ujar Jazilul.

Sosok yang kerap disapa Gus Jazilul ini tak mempersoalkan seorang ketum parpol berkampanye baik untuk partainya maupun ataupun calon kepala daerah yang didukungnya. "Tapi jangan begitu banget. Itu bisa bikin malu," cetusnya mengeluh.

Di samping itu, Gus Jazil juga mengkhawatirkan sikap Zulhas tersebut malah memunculkan persepsi negatif dari masyarakat terhadap dirinya yang meurpakan salah seorang menteri di pemerintahan Presiden Jokowi untuk periode yang kedua. "Orang anggap gagal fokus. Karena beliau ini sekarang juga jadi pembantu presiden. Jangan keterlaluan. Apalagi bawa anaknya," tuturnya.

"Ini membuat pelajaran buat kami yang di partai. Kita boleh kampanye," tandasnya.***

wwwwww