Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Singapore Open 2022

Ginting Akhiri Penantian Panjang

Ginting Akhiri Penantian Panjang
Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bersama pemain Jepang, Kodal Naraoka. (Foto: Humas PP PBSI)
Minggu, 17 Juli 2022 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SINGAPURA - Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mempersembahkan gelar ketiga bagi Indonesia dari ajang Turnamen Bulutangkis Singapura Open 2022. Di final, Ginting, panggilan akrabnya, mengalahkan pemain Jepang, Kodal Naraoka.

Berlaga di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Minggu (17/7/2022), Ginting menang dua set dengan skor 23-21, 21-17.

"Pertama-tama saya mengucap syukur Puji Tuhan Yesus Kristus bisa memenangkan Singapore Open di minggu ini dan di tahun ini. Pastinya sangat senang dan juga pastinya ini salah satu momen terbaik karena beberapa bulan terakhir ini, mungkin dari akhir tahun sampai terakhir sebelum Thomas Cup memang dari performa dan hasil pertandingan saya kurang baik," kata Ginting usai pertandingan.

Ginting mengaku berterimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan pelatih dan PBSI. Dan, dia juga tidak melupakan dukungan teman-teman dan keluarga yang membuatnya bisa mempersembahkan gelar juara setelah menunggu waktu cukup panjang.

"Puji Tuhan saya bisa memenangkan juara setelah setengah tahun mungkin lebih harus menunggu. Pastinya, kemenangan ini sebagai hadiah buat semuanya," katanya.

Penampilan Gingting memang cukup meyakinkan. Sebab, dia merasakan bermain seperti di rumah sendiri. "Tentunya karena dukungan dari teman-teman semua, fans semua, dan badminton lovers semua yang sudah rela dukung, datang ke stadium ini untuk menonton dan mensupport saya. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih," tutupnya. ***

wwwwww