Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Singapore Open 2022

Leo/Daniel Juara Berkat Mukjizat

Leo/Daniel Juara Berkat Mukjizat
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bersama Fajar/Rian. (Foto: Humas PP PBSI)
Minggu, 17 Juli 2022 19:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SINGAPURA - Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses merebut gelar juara Turnamen Bulutangkis Singapore Open 2022. Di partai all Indonesian Final, Leo/Daniel menumbangkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Berlaga di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Minggu (17/7/2022), Leo/Daniel menang rubber set dengan skor 9-21, 21-14, 21-16.  Ini merupakan gelar kedua bagi Indonesia setelah sebelumnya Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva merebut gelar juara ganda putri dengan mengalahkan pasangan China, Zhang Shuxian/Zheng Yu.  

"Pertama-tama kami mengucap syukur kepada Tuhan, kemenangan ini semua berkat mukjizat-Nya. Sejak awal kan Leo sedang mengalami cedera, jadi ini pertandingan pertama. Tetapi Tuhan mudahkan jalannya. Jadi kami bisa sampai juara ini semua berkat kemurahan-Nya," kata Daniel.

"Tadi juga tidak menyangka bisa juara. Apalagi setelah merebut emas SEA Games Hanoi 2021 dan baru tampil lagi di Singapore Open, bisa juara lagi. Saya bersyukur dan merasa senang bisa juara kali pertama di BWF World Tour," tambahnya.

Menurut Daniel, di gim pertama, mereka sempat tertekan terus dimana kendali permainan dipegang Fajar/Rian. Sementara Leo juga mengaku pinggangnya sempat bermasalah lagi. "Sempat saya tanya, mau terus atau berhenti. Tapi Leo bilang terus, ya kami paksakan terus bertanding," katanya.

Di gim kedua, kata Daniel, keduanya mampu mengungguli dengan mengatur tempo. "Leo saya minta bermain aman saja. Pendeknya, harus pintar-pintaran saja cara bermainnya. Ternyata berhasil dan kami jadi juara," jelasnya.

Meski peringkat berada di bawah Fajar/Rian, tapi Daniel/Leo mengaku bersaing secara sehat dengan Fajar/Rian di Pelatnas Cipayung. Tujuannya, untuk mendapatkan prestasi terbaik dalam upaya meningkatkan kualitas sehingga bisa terus bertahan di peringkat atas.

"Cuma, kami tidak boleh cepat puas, masih banyak turnamen di depan. Apalagi, setelah kita turun dari podium juara, kita sama dengan yang lain," tandasnya.

Rasa syukur juga diungkapkan eo Rolly Carnando. "Ya alhamdulillah bisa menang. Kemenangan ini tentu akan lebih memotivasi kami ke depannya. Saya tidak boleh cepat puas dengan kemenangan pertama di World Tour ini," katanya.

Leo juga mengaku sejak gim pertama, pinggangnya bermasalah lagi. Tetapi, dia tetap maksa untuk meneruskan bertanding di laga final. Apalagi, Daniel juga siap mem-back up tadi.

"Saya hanya bermain dan mengeluarkan yang terbaik saja. Ternyata, berhasil dan menang. Walau sebelumnya di All England kami menang, tadi sih kansnya tetap 50-50. Hasil pertandingan tidak ada yang tahu," tutupnya. ***

wwwwww