Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Rektor Unesa Prof Hasan Nilai Hattrick Kemenpora Mendapat WTP Berkat Tangan Dingin Menpora Amali

Rektor Unesa Prof Hasan Nilai Hattrick Kemenpora Mendapat WTP Berkat Tangan Dingin Menpora Amali
Rektor Unesa, Prof Hasan. (Foto: Humas Kemenpora)
Minggu, 17 Juli 2022 21:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Rektor Universitas Negeri Surabaya, (Unesa) Prof. Noor Hasan menilai, peroleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kemenpora tiga tahun berturut-turut (hattrick) adalah hasil dari 'tangan dingin' Menpora Amali. Prof. Hasan menilai Menpora Amali adalah sosok yang humanis, komunikatif, dan mampu mengayomi jajaran dibawahnya.

"Jadi, perolehan hattrick opini WTP Kemenpora ini melalui tangan dinginnya mas Menteri olahraga. Ini sangat luar biasa," kata Rektor Unesa Prof. Noor Hasan saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu ,(16/7/2022) petang.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Penyerahan LHP BPK RI itu diserahkan langsung oleh Anggota III BPK RI Achsanul Qosasi selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Rabu (13/7) lalu.

"Jadi, beliaunya ini komunikatif, kemudian sangat bisa menjaga segala sesuatu terkait bagaimana agar instansi yang dipimpimnya maju dan berkembang ke arah lebih baik," ujar Prof. Hasan.

Predikat WTP tahun anggaran 2021 menjadi predikat ketiga (hattrick) Kemenpora RI usai dua tahun berturut-turut sebelumnya (2019-2020) meraih hasil yang sama (WTP) dibawah kepemimpinan Menpora Amali.

"Dengan peroleh WTP tiga kali berturut-turut ini adalah prestasi yang luar biasa. Ini adalah komitmen dari Menpora Amali yang luar biasa bersama jajarannya mulai dari eselon I sampai eselon IV," tambahnya.

Ia kembali menilai, Menpora Amali sangat mampu bersama-sama bekerjasama untuk menjaga akuntabilitas, transparansi penggunaan anggarannya. Hingga sampai bagaimana upaya beliau supaya pelaksanaan penggunaan anggaran di kementerian tertib dan baik. Dengan melakukan peningkatan-peningkatan SDM nya dengan bentuk-bentuk pelatihan bagaimana penggunaan anggaran yang tertib dan baik.

Perolehan WTP itu menurutnya, juga akan menjadi contoh di kampus yang ia pimpin agar lebih tertib dan transparan serta akuntabel.

"Kami selaku salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk untuk sentra pembinaan olahraga melalui program DBON, kami juga akan melakukan hal yang sama, terkait dengan bagaimana penggunaan anggaran yang benar, tertib dan transparan untuk kepentingan lembaga," urainya.

"Saya berharap kedepan perolehan WTP untuk tahun-tahun selanjutnya dapat terus dipertahankan, dan saya yakin opini baik ini (WTP) bisa diperoleh lagi oleh Kemenpora melalui mas Menteri Olahraga yang sangat humanis, komunikatif dan bisa mengayomi semua SDM nya yang unggul dan luar biasa," harap Prof. Noor Hasan. ***

wwwwww