Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Beladiri

Diperiksa KPK, Nowela Jelaskan soal Undangan Nyanyi dari Bupati Ricky

Diperiksa KPK, Nowela Jelaskan soal Undangan Nyanyi dari Bupati Ricky
Nowela Elisabet Auparay atau Nowela 'Idol' diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap dengan tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 29 Juli 2022 16:15 WIB

JAKARTA - Nowela Elisabet Auparay atau Nowela 'Idol' diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap dengan tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Dia mengatakan dirinya pernah diundang tampil bernyanyi oleh Ricky Ham dalam salah satu acara.

"Iya betul. Jadi kebetulan memang saya pernah diundang menyanyi gitu, jadi dimintai keterangan terkait itu aja sih," kata Nowela di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2022). "Iya betul (soal aliran dana). (Jumlahnya) rahasia," lanjutnya.

Dia mengatakan kontrak untuk acara tersebut merupakan kesepakatan antara Ricky Ham dan manajernya. Namun, Nowela tetap dimintai keterangan karena namanya disebut dalam acara tersebut.

"Pokoknya itu profesional saya diundang nyanyi sih. Jadi kontraknya, sebenarnya sama manajer saya kontraknya cuma kebetulan karena nama saya yang diundang nyanyi jadi saya yang dimintai keterangan," ujar Nowela.

Nowela mengatakan acara terjadi digelar tahun lalu. Menurutnya, acara itu merupakan kegiatan Partai Demokrat. "Tahun lalu. Acara itu sih, acara partai Demokrat," ucapnya.

Sebelumnya, KPK memanggil Nowela di kasus dugaan suap dan gratifikasi dengan tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP). Nowela dipanggil sebagai saksi. "Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi penyidikan perkara dugaan TPK berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah Provinsi, Papua untuk Tersangka RPH," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka dalam kasus ini. Ricky Ham sendiri telah resmi masuk daftar pencarian orang (DPO) KPK. Ricky masuk DPO gara-gara kabur saat hendak dijemput paksa penyidik KPK.

"Salah satu pihak yang telah ditetapkan sebagai Tersangka dalam perkara dugaan TPK berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah Provinsi Papua, benar, KPK nyatakan, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (18/7).

Ali menjelaskan KPK juga telah mencecar sejumlah kerabat dekat Ricky Ham. Mereka ditanyai soal proses pelarian Ricky Ham ke Papua Nugini. "Untuk mengungkap keberadaan Tersangka dimaksud, Tim Penyidik telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada berbagai pihak di antaranya orang-orang terdekat Tersangka yang diduga turut membantu proses pelarian Tersangka," ujarnya.

"Saat ini tim masih menganalisis berbagai keterangan pihak dimaksud," lanjut Ali.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww