Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
ASEAN Para Games 2022 Solo

Menpora Amali Bilang Venue Para Tenis Meja Bagus dan Nyaman

Menpora Amali Bilang Venue Para Tenis Meja Bagus dan Nyaman
Menpora Amali didampingi Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti saat mengunjungi venue para tenis meja ASEAN Para Games 2022 Solo. (Foto: Humas Kemenpora)
Jum'at, 29 Juli 2022 22:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali didampingi Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti meninjau sejumlah venue pertandingan cabang olahraga tenis meja ASEAN Para Games 2022 Solo di Gedung Solo Techno Park, Solo Jawa Tengah, Jumat (29/7/2022).

Usai meninjau venue ini, Menpora Amali memastikan bahwa tempatnya sudah bagus dan sangat siap digunakan pada ajang ASEAN Para Games yang akan dimulai pada 30 Juli - 6 Agustus nanti.

Meskipun, menurutnya, Solo Techno Park merupakan lokasi terkahir setelah venue ini dipindah-pindah dari lokasi sebelumnya yakni di De Tjolomadu Karanganyar dan Tirtonadi Convantion Hall. Namun dibatalkan ke dua lokasi ini karena dinilai tidak layak.

"Kita tahu bahwa untuk para tenis meja ini sudah berpindah-pindah lokasi dan ini yang terkahir. Dan saya lihat bagus, nyaman, orang bisa nonton, sudah disiapkan kursi-kursinya. Tempat pertandingan juga bagus," kata Menpora Amali.

Menpora Amali menilai venue ini sudah memenuhi berstandar misalnya dari sisi penerangan dan lainnya sehingga sudah siap digunakan.

"Saya kira bagus ini, ada 7 lapangan dan kemudian ada tempat untuk pemanasan, lengkap. Saya kira ini oke," ujarnya.

Venue tersebut merupakan venue terkahir yang dibangun dan dipersiapkan, dengan demikian secara keseluruhan venue yang ada sudah siap digunakan dan tidak ada masalah.

Menpora Amali pun menyanpaikan ucapan terimakasih kepada NPC Indonesia, Panitia dan CdM karena terus memantau kelayakan venue dan persiapan para atlet.

"Mudah-mudahan untuk prestasi juga kita bisa. Walaupun kita bersaing di para tenis meja juga lumayan (berat lawan-lawan)," harapnya. ***

wwwwww