Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Kriminal

Anggota DPR: 12 Ribuan Puskesmas Perlu Ditata

Anggota DPR: 12 Ribuan Puskesmas Perlu Ditata
Ilustrasi Puskesmas rusak di Maumere Nusa Tenggara Timur. (foto: ist./dok.ekorantt)
Senin, 01 Agustus 2022 15:33 WIB
JAKARTA - Anggota DPR RI Netty Prasetiyani Aher dalam suatu pernyataannya, Senin (1/8/2022), mengungkapkan, saat ini ada sekitar 12 ribuan Puskesmas yang perlu ditata agar tercapai pemerataan layanan kesehatan.

"Transformasi layanan primer kesehatan harus dimulai dari memperbaiki layanan di Puskesmas sebagai Faskes tingkat pertama yang paling dekat dengan masyarakat," kata Netty sebagimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: DPR Siap Dukung Tumbuh Kembang Bisnis Mie Berbahan Singkong 

Baca Juga: Siswi di Tulang Meninggal Kedua Divaksin, Kepala Puskesmas Salahkan Sekolah 

Penataan yang dimaksud Netty, termasuk kemampuan untuk melayani laboratorium dan tes kesehatan dasar. Selain itu, kata Netty, "Posyandu juga perlu direvitalisasi agar dapat melayani semua usia, bukan hanya balita."

Lebih jauh, Netty menegaskan, pemerintah harus memastikan enam pilar transformasi kesehatan bisa berjalan dengan baik. Selain transformasi layanan primer kesehatan, pilar lain yakni; layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan dan teknologi kesehatan juga harus ditransformasi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww