Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bacaan CSIS soal Peluang KIB dan Arah Koalisi PDIP

Bacaan CSIS soal Peluang KIB dan Arah Koalisi PDIP
Para petinggi Parpol dalam KIB. (foto: ist./dok. sindikasirepublika)
Selasa, 02 Agustus 2022 21:00 WIB

JAKARTA - Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic International Studies (CSIS) Arya Fernandes dalam pernyataannya, Selasa (2/8/2022) mengatakan, koalisi partai baru akan bermunculan. Ini membuat peluang mereka bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) makin kecil.

"Masing-masing partai di luar KIB sudah mulai terbentuk. Jadi saya melihat sepertinya agak susah ada partai baru masuk," kata Arya sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: KIB Temukan Anggota Baru, Pengamat Sebut Tiga Kemungkinan Ini 

Baca Juga: Koalisi PKB dengan Gerindra Sudah Serius Sampai Level Wilayah 

KIB beranggotakan Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Amanat Nasional. Sementara, Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebutkan akan berkoalisi. "Lalu Gerindra dan PKB, mereka sudah ada komunikasi," kata Arya.

Masing-masing partai kata dia memiliki kepentingan, dan sulit untuk melepaskan kepentingan mereka bagi yang lain. Arya memprediksikan, akan ada 3-4 koalisi jelang Pemilu 2024. "Sekarang kita mencermati proses koalisi, belum bisa sepenuhnya akurat prediksinya, akan terbuka sekali," imbuh Arya.

Baca Juga: Bertemu Partai Penguasa Jepang, Ketum Airlangga: Kita Sepakati Pertukaran Pemuda Golkar-LDP 

Baca Juga: Presenter TV Sekaligus Kader PDIP, Brigita Manohara Kembali Diperiksa KPK 

Bagi Arya, yang menarik justru PDIP yang akan berkoalisi dengan siapa. "Saya duga sih PDIP akan berkoalisi dan akan melakukan kongsi. Dengan politik kita yang majemuk, PDIP dia nggak mungkin maju sendiri, pasti akan berkoalisi juga, meskipun dia bisa sendiri," sebut Arya.

Kata Arya, kans PDIP berkoalisi bukan dengan KIB melainkan dengan Gerindra atau PKB.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww