Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
ASEAN Para Games 2022 Solo

Menpora Amali Apresiasi Lahirnya Atlet Muda di ASEAN Para Games 2022 Solo

Menpora Amali Apresiasi Lahirnya Atlet Muda di ASEAN Para Games 2022 Solo
Menpora Amali. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 02 Agustus 2022 18:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI(, Zainudin Amali mengapresiasi lahirnya beberapa atlet muda yang berhasil meraih medali emas di ajang ASEAN Para Games 2022 Solo. Menteri asal Partai Golkar ini menilai, proses pengaplikasian Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di beberapa cabor yang ditampilkan di Paralimpiade sudah berjalan baik.

Bulu tangkis, renang, power lifting, sampai para atletik sudah melahirkan juara-juara yang muda usia. Salah satunya lifter power lifting putri, Eneng Paridah yang merebut emas di penampilan perdananya. Karena itu, Menpora menilai regenerasi sudah berjalan, tetapi kondisi itu tidak boleh membuat semua pihak cepat puas. "Iya bagus, karena regenerasi ini persiapan untuk Paralimpiade 2024," kata Menpora Amali.

Namun demikian, Menpora Amali mengakui proses regenerasi yang terjadi tidak seperti di cabor yang non-difabel. Proses regenerasi di cabor paralimpiade memang terbatas, karena proses pencarian atletnya juga tidak mudah.

"Even ASEAN Para Games 2022 ini sudah berjalan, regenerasi akan semakin baik karena atlet muda dapat pengalaman internasional," tuturnya.

Menurut orang nomor satu di dunia olahraga Indonesia ini, ajang ASEAN Para Games 2022 Solo sudah sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo. Sebab, dibutuhkan even internasional agar pengalaman atlet bertambah.

"Kan sudah lama teman-teman di difabel ini tak ada even internasional, jadi ajang ini bagus untuk menambah pengalaman internasional, sesuai arahan Pak Presiden," tutupnya. ***

wwwwww