Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lima Pegolf Indonesia Lolos Cut-Off di Mandiri Indonesia Open 2022

Lima Pegolf Indonesia Lolos Cut-Off di Mandiri Indonesia Open 2022
Pegolf profesional Indonesia, Syukrizal S. (Foto: PB PGI)
Jum'at, 05 Agustus 2022 21:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Lima pegolf Indonesia lolos cut-off di pertandingan hari kedua Turnamen Golf Mandiri Indonesia Open 2022 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Jumat (5/8/2022). Empat pegolf merupakan pemain profesional, yaitu Syukrizal S, Danny Masrin, Indra Hermawan, dan Jonathan Wijono. Satu pegolf lainnya, Almay Rayhan Yagutah, merupakan satu-satunya pegolf amatir Indonesia yang lolos di turnamen berhadiah total US$ 500 ribu ini.

Syukrizal, pegolf asal Aceh mencatat hasil terbaik dibandingkan dengan pegolf-pegolf Indonesia lainnya. Dia mengumpulkan 138 pukulan atau 6 di bawah par. Almay mencetak 139 pukulan atau 5 di bawah par, Danny mencetak 140 pukulan atau 4 di bawah par, Indra Hermawan 3 di bawah par, dan Jonathan 2 di bawah par.

“Alhamdulilah saya bisa lolos cut off di Indonesia Open. Rasanya luar biasa senang dan campur haru. Ini pertama kalinya saya lolos cut off di turnamen bergengsi seperti ini. Semoga saya bisa terus bermain bagus di dua hari terakhir, “ kata pegolf asal Aceh yang kini menetap di kota Medan.

Walau pun harus bermain 25 hole, karena hari sebelumnya kurang tujuh hole, Syukrizal yang kini berusia 31 tahun tetap semangat dan tidak kehilangan fokus. “Tentu saja rasanya lebih lelah, tapi saya tidak mau merasa terbebani. Saya main apa adanya saja, tidak mau tertekan oleh target dan ternyata hasilnya menggembirakan,” kata Syukrizal yang sudah menjadi pegolf profesional sejak tahun 2016. Sebelumnya, dia memperkuat tim nasional Indonesia di beberapa turnamen, termasuk SEA Games 2013.

Posisi puncak klasemen masih ditempati oleh Itthipal Buranatanyarat dari Thailand. Dia mengumpulkan 131 pukulan atau 13 di bawah par. Chang Wei Lun menyusul di peringkat kedua dengan 12 di bawah par. Namun, dia baru menyelesaikan permainan 16 hole. Pertandingan terpaksa dihentikan karena hari sudah gelap dan akan dilanjutkan pada besok pagi (Sabtu, 6/8).

Pegolf asal Amerika Serikat, Berry Henson dan Minkyu Kim dari Korea Selatan menempati posisi T3 dengan masing-masing 11 di bawah par. Tiga pegolf Thailand, yaitu Atiruj Winaicharoenchai, Prayad Marksaeng, Chapchai Nirat, dan pegolf amatir asal Hongkong, Tatchi Kho menempati posisi T5. Pada hari pertama, Tatchi memimpin puncak klasemen bersama Itthipat.


Pegolf yang lolos cut-off atau ke babak berikutnya adalah pegolf-pegolf yang mengumpulkan skor maksimal 2 di bawah par.

Sebagai tuan rumah Indonesia mendapatkan jatah 20 pegolf profesional dan 10 pegolf amatir. Rinaldi Adiyandono dan Naraajie Emeral Ramadhanputra gagal lolos cut-off setelah menyelesaikan pertandingan dengan hasil 1 di bawah par. Kevin Akbar mencatatkan hasil 1 di atas par, sementara Rory Hie 2 di atas par. ***

wwwwww