Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Warga Sumbar Geger, Pohon Terbesar di Indonesia Ditemukan di Agam

Warga Sumbar Geger, Pohon Terbesar di Indonesia Ditemukan di Agam
Penemuan Pohon Terbesar di Indoneisa Buat Geger Warga Sumbar, Diameternya 4,4 Meter. (Foto: tim tvone/Donal).
Senin, 08 Agustus 2022 09:58 WIB
JAKARTA - Warga Sumatera Barat (Sumbar) geger, karena ditemukannya pohon terbesar di Indonesia, tepatnya di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam Sumatera Barat. 

Kepala Nagari (desa), Nazirudin Dt Palimo ungkapkan, pohon berjenis Medang atau warga sekitar menyebutnya pohon Binu ini, memiliki diameter 4,4 meter dengan tinggi sekitar 50 meter.

Bahkan, pohon itu diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Penemuan pohon raksasa ini berawal dari adanya rencana pembukaan lahan perkebunan oleh ulayat Wali Nagari setempat sekitar awal tahun 2000-an.

"Saat itu, kami terkejut melihat adanya pohon raksasa yang bereda di tanah ulayat," ujar Nazirudin Dt Palimo, Jumat (5/8/2022) lalu.

Karena pohon inilah, membuat Kepala Nagari (desa) mendapat Piala Kalpataru di tahun 2004 silam dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kala itu. "Bisa jadi karena pohon inilah saya mendapat Kalpataru kala itu," ujarnya.

Selain pohon ini, ia katakan, juga terdapat tujuh (7) pohon berjenis sama, seperti Medang. Namun, ukurannya lebih kecil meskipun tergolong besar. "Ada yang 2 meteran dan lainnya, tapi ini yang paling besar," imbuh Wali Nagari tersebut.

Dari data Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maninjau, rekor sebagai pohon terbesar adalah berada di Kutai Karta Negara dengan ukuran diameter 2,4 meter. Namun Kepala Resort BKSDA Maninjau Ade Putra mengklaim bisa jadi pohon ditemukan itulah sebagai pohon terbesar di Indonesia hingga saat ini yang pernah tercatat. Bukan tidak mungkin, lanjutnya jelaskan, masih ada pohon lain di daerah lain yang lebih besar, mnamun belum tercatat dan terekspos.

"Berdasarkan metode pengukuran yang biasa kami lakukan, pohon ini diameternya 4,4 meter dengan keliling 15 meter sedangkan tinggi sekitar 50 meter. Usianya diperkirakan sekitar 560 tahun," ujar Ade sapaan akrab Kepala Resort BKSDA Maninjau.

Meski bukan jenis pohon yang dilindungi, ia katakan, kayu Medang ini sangat langka di indonesia. Bahkan ajaibnya, pohon ini nyaris tidak tersentuh para penebang pohon. "Rencananya, kawasan ini akan dikembangkan menjadi kawasan ekosistem esensial yang bekerja sama dengan masyarakat Koto Malintang. Nantinya ini akan kita kembangkan bersama masyarakat sebagai kawasan ekonomi esensian artinya kawasan luar kawasan hutan yang memiliki ke aneka ragaman hayati yang tinggi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Sumatera Barat
wwwwww