Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  PON

Menpora Amali Hadiri Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR RI

Menpora Amali Hadiri Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR RI
Menpora Amali saat menghadiri Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR RI. (Foto: Humas Kemenpora)
Kamis, 18 Agustus 2022 16:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Senayan Jakarta, Kamis (18/8/2022) pagi. Peringatan Hari Konstitusi  sekaligus juga memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 MPR RI.

Menpora Amali yang mengunakan baju batik lengan panjang tiba di gedung parlemen pada pukul 10.00 WIB. Peringatan Hari Konstitusi ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden mengatakan bahwa tanggal 18 Agustus adalah tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia dimana UUD 1945 ditetapkan sebagai Konstitusi Negara Republik Indonesia.

'Hari ini adalah Peringatan Hari Konstitusi yang juga bertepatan dengan HUT ke 77 RI. Dalam berbagai kesempatan, saya sering menyampaikan bahwa, Indonesia didirikan di atas kesepakatan para pendiri bangsa yang memiliki keragaman," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, UUD 1945 sebagai konstitusi bukan sekadar sebuah dokumen kenegaraan maupun dokumen kearifan bangsa. Di dalam konstitusi telah diatur landasan dan prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan pemerintahan dan bernegara yang telah disepakati.

"Konstitusi harus menjadi rujukan dalam menyusun undang-undang dengan segala peraturan yang melingkupi kehidupan berbangsa dan bernegara. Rujukan yang dimaksud adalah prinsip, nilai, maksud dan tujuan," jelasnya.

"Untuk itu, dibutuhkan kesadaran dan kesungguhan dalam menghidupkan jiwa konstitusi sebagai moralitas bangsa antara lain adalah, nilai-nilai kejujuran, kesungguhan, kebersamaan dan kemanusiaan," sambungnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan pesan Presiden pertama RI, Ir Soekarno yang berpesan bangsa Indonesia jangan mau menjadi bangsa kuli. "Presiden Soekarno berpesan, bangsa Indonesia jangan mau menjadi bangsa kuli dan menjadi 'kuli bangsa-bangsa lain," katanya. ***

wwwwww