Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Temui Jokowi di Istana, Surya Paloh Dinilai Ingin Berpamitan karena Beda Arah Perjuangan 2024

Temui Jokowi di Istana, Surya Paloh Dinilai Ingin Berpamitan karena Beda Arah Perjuangan 2024
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh saat bertemu Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Minggu, 21 Agustus 2022 12:31 WIB

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dikabarkan sempat menemui Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di Istana, Jumat (19/8/2022) kemarin. Pertemuan itu disebut sebagai langkah NasDem untuk berpamitan secara politik dengan Jokowi lantaran sudah beda arah untuk 2024.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam dalam diskusi daring yang digelar Sabtu (20/8/2022).

"Informasi yang beredar, kemarin itu Pak Surya Paloh bertemu dengan Pak Presiden di Istana," ucap Achmad

Achmad mengaku mendapatkan informasi valid bahwa pertemuan tersebut dimaksudkan untuk NasDem berpamitan dengan Jokowi lantaran akan mengambil arah yang berbeda untuk 2024. "Muncul sejumlah informasi bahwa pertemuan tersebut, meskipun diklaim teman-teman dari NasDem itu sebuah pertemuan rutin," ungkapnya.

"Tetapi konon kabarnya itu sebuah pertemuan yang menyampaikan sejumlah informasi yang cukup valid yang intinya adalah sebagai bentuk pamitan secara politik sebagai penegasan dari titik beda dari arah perjuangan menuju di 2024," sambungnya.

Lebih lanjut, Uman menyampaikan, jika informasi tersebut benar terbukti, maka NasDem, PKS dan Demokrat akan segera dideklarasikan sebagai koalisi.

"Kalau benar informasi itu, dan tidak spekulatif, dan kemudian terjustifikasi, maka besar kemungkinan kutub kekuatan baru yang dimotori NasDem, Demokrat, dan PKS akan segera dideklarasikan pada waktu terdekat ini. Ini harus terus di-maintance," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww