Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

Taklukkan Wakil Denmark. Zacharia/Hediana Analisa Penampilan

Taklukkan Wakil Denmark. Zacharia/Hediana Analisa Penampilan
Ganda campuran Indonesia, Zacharia Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela. (Foto: Humas PP PBSI)
Selasa, 23 Agustus 2022 18:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Pasangan ganda campuran Indonesia, Zacharia Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela melaju ke babak 16 Besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Tiket ini diraih Zacharia/Hediana setelah meraih kemenangan di babak 32 Besar.

Bermain di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Selasa (23/8/2022), Zazhari/Hediana mengalahkan wakil Denmark, Mikkel Mikkelsen/Rikke Soby dalam laga rubber set 21-17, 16-21, 22-20.

"Di gim pertama kita sudah enak mainnya karena kondisi sisi lapangan juga mendukung, kita bisa main lepas. Di gim kedua kita balik tertekan karena lawan mengubah pola. Gim ketiga pelatih bilang kita berjuang saja, tidak perlu berpikir pola dulu. Paling mempercepat tempo saja," kata Zacharia.

"Di poin-poin akhir, kita lebih banyak komunikasi saja, mengingatkan dan menyemangati satu sama lain. Selama belum gim, pertandingan belum selesai," tambahnya.

"Selama tertinggal poin itu kita tidak sadar sebenarnya mereka mengubah pola. Ketika diingatkan pelatih baru di situ kita coba mengubah main lebih cepat. Sekaligus coba mengontrol biar tidak terlalu terburu-buru," kata Hediana Julimarbela.

Untuk menghadapi laga 16 Besar, kata Zacharia, merela akan menganalisa penampilan sebelummya dan berusaha memperbaikinya. "Kecepatan dan fokus penting untuk ditambah karena besok lawannya kan dari Eropa lagi," tegasnya. ***

wwwwww