Tinggalkan Golkar, Mahyudin Gabung Partai Perindo
![]() |
| Mahyudin yang didapuk Partai Perindo menjadi ketua dewan pertimbangan partai. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Politisi senior Golkar, Mahyudin, tiba-tiba mengejutkan publik dengan bergabungnya dirinya ke Partai Perindo. Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memandang bergabungnya Mahyudin membawa angin segar dan optimisme yang sangat luar biasa bagi Perindo.
Hal itu diungkapkan Hary Tanoe dalam laman akun Instagramnya, @hary.tanoesoesibjo, Sabtu (27/8/2022). Menurut Hary Tanoe, Mahyudin adalah seorang tokoh nasional yang merintis dari bawah. Saat ini, dia menjabat sebagai wakil ketua DPD RI sejak 2019. Sebelumnya, Mahyudin duduk sebagai wakil ketua MPR periode 2014-2019.
"Hadirnya Bapak DR H Mahyudin membawa angin segar dan optimisme yang sangat luar biasa bagi seluruh kader Partai Perindo di seluruh Nusantara," tulis Hary Tanoe.
Hary Tanoe melantik Mahyudin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Perindo. Pelantikan digelar di MNC Conference Hall, iNews Tower Jakarta pada Sabtu (27/8/2022) siang.
Acara dihadiri pula oleh Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo TGB Muhammad Zainul Majdi dan Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq serta para pengurus pusat dan kader Perindo di Jakarta.
Mantan Wakil Ketua MPR sekaligus eks politisi Golkar Mahyudin resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Perindo, Sabtu (27/8). Terlihat anggota DPD RI Fadel Muhammad juga hadir dalam acara pelantikan yang digelar di MNC Conference Hall, Jakarta Pusat tersebut.
Dalam sambutannya, Mahyudin pun menyampaikan sinyal kepada Fadel agar bergabung ke partai yang didirikan Hary Tanoesoedibjo. "Ada juga Pak Fadel Muhammad (yang hadir). Sekarang ini lagi viral juga Pak Fadel Muhammad, mudah-mudahan mau nyusul saya juga mau masuk Perindo," ungkap Mahyudin dalam sambutannya.
Mahyudin dan Fadel merupakan mantan kader Golkar yang memiliki posisi strategis. Sebelumnya, Mahyudin merupakan Wakil Ketua Umum Golkar dan Fadel adalah anggota Dewan Pembina Partai Golkar.
Keduanya mengundurkan diri dari jabatan mereka di Golkar hampir bersamaan pada Agustus 2018. Fadel belakangan ini menjadi sorotan karena dicopot sebagai Wakil Ketua MPR dari unsur DPD RI.
Hal itu diputuskan dalam Sidang Paripurna ke-2 DPD RI Masa Sidang I Tahun Sidang 2022-2023 lewat mosi tidak percaya yang disepakati oleh 97 anggota. Fadel yang tidak terima melapor ke Bareskrim Polri pada Rabu (24/8).***
| Kategori | : | Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta |













