Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dukungan Pemerintah Terhadap Sepakbola Nyata Kata Direktur Papua Football Academy

Dukungan Pemerintah Terhadap Sepakbola Nyata Kata Direktur Papua Football Academy
Menpora Amali saat berbincang dengan pemain apua Football Academy. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 31 Agustus 2022 20:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali atas perhatian yang diberikan terhadap perkembangan sepakbola di Papua.

Hal ini disampaikan Pikal setelah peluncuran Papua Football Academy oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Rabu (13/8/2022). Dia menyebut dukungan pemerintah terhadap sepak bola sangat nyata.

“Sangat luar biasa dapat dukungan dari Presiden Joko Widodo dan pak Menpora. Kita sangat hormat mereka bisa dukung. Sepak bola bisa jadi satu hal yang baik,” kata Pikal saat ditemui disela-sela peluncuran Papua Football Academy.

Dia bilang, tahun ini sudah terseleksi sebanyak 30 peserta didik dari 477 putra Papua. Jumlah itu berasal dari tiga kabupaten/kota yakni Jayapura, Merauke, dan Mimika. Mereka yang terpilih disebut memiliki bakat dan diprediksi bakal menjadi pesepak bola hebat di masa yang akan datang.

“Ini anak-anak rata-rata berusia 13 tahun. Proses sampai sejauh ini, mereka telah mengikuti seleksi, beberapa anak ada yang luar biasa. Banyak anak dengan bakat yang mentah,” ujar Pikal.

Lebih lanjut, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia ini berharap tahun kedua nantinya proses seleksi bisa dikembangkan di kota/kabupaten lain yang ada di Papua. Sebab, menurutnya banyak talenta muda yang dimiliki anak-anak muda Papua.

“Harapan kedepan nantinya mereka ini kita maksimalkan dan suplai ke elit pro akademi. Itu target sementara. Semoga tahun depan kita akan hadir di 7 sampai 10 kota/kabupaten di Papua,” jelasnya.

“Kemudian, mereka rata-rata ini punya potensi untuk menjadi pemain hebat. Kita akan beri edukasi kepada peserta didik ini, ada sekolah, gaya hidup juga sangat penting untuk menerapkan kedisiplinan, karena disini infrastruktur cukup baik ya,” pungkas Pikal. ***

wwwwww