Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jokowi Mania 'Joman' Sentil Projo: Jokowi 3 Periode Balik ke Orba, Produk Haram

Jokowi Mania Joman Sentil Projo: Jokowi 3 Periode Balik ke Orba, Produk Haram
Ilustrasi Presiden Jokowi blusukan temui Masyarakat. (Foto: Istimewa)
Kamis, 01 September 2022 13:35 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Imanuel Ebenezer menolak usulan Projo yang mengatakan semua relawan sepakat Presiden Joko Widodo melanjutkan masa jabatan hingga tiga periode.

"Usulan Jokowi tiga periode adalah produk haram bagi demokrasi. Joman menilai wacana tersebut sesat dan menjerumuskan," kata pria yang akrab disapa Noel itu dalam keterangannya dikutip Kamis (1/9/2022).

Noel menilai Projo justru ingin menjerumuskan Presiden Joko Widodo dengan wacana tiga periode tersebut. Menurutnya, Indonesia saat ini menganut sistem demokrasi di mana rakyat memilih presiden secara langsung. Sehingga, perpanjangan masa jabatan presiden tidak boleh ada di parlemen.

"Yang lebih buruk Budi Arie [Ketum Projo], adalah aktor yang pernah ada saat kawan kawan mahasiswa berjuang di era reformasi. Dia menyaksikan bagaimana menjatuhkan Soeharto. Sementara dia menginginkan kita kembali ke Orde Baru dan orde otoritarian," kata Noel.

Selain itu, Noel juga meminta Projo sebagai pihak pengusul Jokowi tiga periode harus membaca ulang sejarah dunia dan Indonesia. Ia memberi contoh banyak rezim di dunia yang berkuasa panjang akhirnya di demo dan jatuh dengan mengerikan. Noel mengatakan pihaknya tidak menginginkan bila Jokowi mengalami nasib seperti demikian.

"Kita lihat kejatuhan Saddam Husein, Moamar Khadafi, Soeharto dan lainnya. Belum lagi para pemimpin yang diisolasi dunia karena berkuasa panjang. Semuanya dimulai dari memperpanjang kekuasaannya," kata Noel.

Noel meyakini Jokowi tidak menginginkan berkuasa kembali. Jokowi hanya berharap munculnya pemimpin baru yang bisa seirama dan melanjutkan program program pemerintahannya. Karena itu, Ia berharap tidak ada lagi gagasan Jokowi tiga periode sehingga tak boleh dilanjutkan. "Ini produk haram bagi demokrasi. Sangat berbahaya," ucap dia.

Sebelumnya, Ketum Projo Budi Arie mengatakan semua relawan sepakat Jokowi melanjutkan masa jabatan hingga tiga periode. Budi berkata Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) seharusnya tak perlu dilanjutkan. Dia menyebut relawan satu suara mendukung Jokowi pada 2024.

"Lanjut apa enggak? [Relawan] mau lanjut, Pak, tapi konstitusi gimana? Kayaknya Musra sudah berakhir dengan kesimpulan lanjutkan, Pak," kata Budi kepada Jokowi dalam Musra yang digelar di Bandung, Minggu (28/8).

Budi juga mengklaim masyarakat masih menghendaki Jokowi untuk mencalonkan diri kembali pada Pilpres 2024.

Budi mengatakan hal itu tercermin dari hasil Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) yang digelar para relawan Jokowi. Pada musyawarah itu, Jokowi dipilih oleh sekitar 1.704 orang dari 5.721 orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww