Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Breaking News: Ditetapkan Jadi Tersangka Akibat Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Menghilang

Breaking News: Ditetapkan Jadi Tersangka Akibat Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Menghilang
Kondisi rumah MAH saat didatangi petugas. (Foto; Istimewa)
Jum'at, 16 September 2022 19:45 WIB

MADIUN - Keluarga pemuda Madiun Muhammad Agung Hiyatullah alias MAH (21) benar-benar bingung. MAH pagi tadi sempat dipulangkan, lalu ditetapkan sebagai tersangka siang harinya. Kini, MAH malah menghilang tidak ada di rumah.

Saat ini keluarga tak mengetahui keberadaan MAH. MAH tadi siang sempat salat Jumat. Setelah salat Jumat, dia sempat pulang ke rumah. MAH lalu pamit ke keluarganya untuk menuju Mapolsek Dagangan.

"Katanya tadi ditelepon orang Mabes. Disuruh datang ke Polsel Dagangan untuk mengambil ponsel yang sempat dibawa Mabes Polri," terang Jumanto, ayah MAH ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (16/9/2022).

Hingga malam ini, keluarga tak bisa menghubungi MAH. Jumanto belum akan mengecek ke Mapolsek Dagangan. Untuk sementara dia masih menunggu anaknya pulang ke rumah. "Tadi perginya ke Polsek Dagangan habis Jumatan. Naik motor," tambahnya.

Jumanto sendiri mendapat kabar bahwa anaknya ditetapkan sebagai tersangka dari wartawan. Sepengetahuan Jumanto, anaknya sudah dibebaskan oleh polisi. Sebab, tadi pagi dia memang sempat pulang ke rumahnya. Bahkan, Jumanto mengaku memegang surat pembebasan MAH dari Mabes Polri.

"Belum ada kabar tersangka, hanya diperiksa. Ada suratnya dibebaskan," imbuh Jumanto.

Perasaan yang sama juga dirasakan oleh Suprihatin, ibu MAH. Perempuan yang akrab disapa Prihatin itu bingung dengan apa yang menimpa keluarganya saat ini. Tadi pagi hatinya gembira karena si bungsu sudah pulang. Kini, dia kembali dibuat bingung karena anaknya tak ada di rumah. "Ya, gimana. Bingung. Tadi sudah dibebaskan, kok jadi tersangka," sebut Prihatin.

Seperti diberitakan sebelumnya, MAH ditangkap Tim Cyber Mabes Polri pada Rabu (14/9). Dia kemudian dibawa ke Mapolsek Dagangan lalu diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa di Mabes Polri.

Jumat pagi tadi (16/9), MAH sudah dipulangkan oleh polisi. Keluarga menyambutnya dengan kegembiraan. Keluarga yakin MAH bukan peretas.

Namun, siang tadi Mabes Polri mengumumkan bahwa MAH jadi tersangka karena diduga membantu hacker Bjorka. Penetapan tersangka itu tak diketahui keluarga MAH. Tahu-tahu, MAH pamit ke Mapolsek Dagangan setelah salat Jumat dan tak kembali lagi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww