Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Olympic

Aleg Golkar Dukung Presiden Jokowi Jadikan RI Produsen Utama Produk Berbasis Nikel

Aleg Golkar Dukung Presiden Jokowi Jadikan RI Produsen Utama Produk Berbasis Nikel
Anggota Komisi VII DPR RI, Mukhtarudin. (Foto: Istimewa)
Minggu, 18 September 2022 14:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin, mendukung Presiden Jokowi menjadikan RI sebagai produsen utama produk berbasis Nikel tanah air.

Pasalnya, menurut Mukhtarudin Indonesia merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. "Saya kira potensi ini bisa menjadikan Indonesia sebagai produsen utama kendaraan listrik dan baterai di dunia," tutur Mukhtarudin, Minggu, (28/9/2022).

Baru baru ini Presiden Jokowi telah meninjau pembangunan proyek grand package konsorsium LG di kawasan Industri terpadu Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini bilang kawasan industri baterai terintegrasi di Batang tersebut merupakan industri yang end to end mengolah nikel dari penambangan hingga menjadi mobil listrik.

Diketahui, pada tahun 2021 Indonesia ditetapkan sebagai produsen nikel terbesar di dunia. Menurut data badan survei geologis Amerika Serikat (AS) atau US Geological Survey, produksi nikel Tanah Air mencapai 1 juta metrik ton pada 2021 atau menyumbang 37,04% nikel dunia.

"Dengan potensi yang luar biasa itu saya yakin lewat manajemen pengelolaan yang baik, Indonesia akan bisa menjadi produsen utama produk-produk barang jadi berbasis nikel dan baterai kendaraan listrik," tandas Mukhtarudin.

Untuk itu, Mukhtarudin melanjutkan merujuk pada Inpres nomor 7 tahun 2022 tentang kendaraan motor listrik, dirinya berharap indonesia bisa terus menjadi produsen nomor 1 terbesar nikel di dunia.

"Karena dengan maraknya campaign kendaraan listrik berbasis baterai di dunia saat ini akan membuat permintaan nikel ke Indonesia semakin banyak ,dan hal ini akan bagus untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia dan untuk membangun ekonomi hijau ke depan," pungkas Mukhtarudin.***

wwwwww