Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ini Pendapat Jusuf Kalla Soal Kans Anies Jadi Capres di Pilpres 2024

Ini Pendapat Jusuf Kalla Soal Kans Anies Jadi Capres di Pilpres 2024
Anies Baswedan bersama Jusuf Kalla. (Foto: Istimewa)
Kamis, 22 September 2022 16:04 WIB
JAKARTA – Wakil Presiden RI 2004-2009 Jusuf Kalla (JK) mengomentari kans Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Pada Program Karni Ilyas Club yang dipantau pada Kamis (22/9/2022), JK mengatakan bahwa berdasarkan hasil berbagai survei ada tiga nama yang selalau masuk dalam 3 besar, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pertahanan dan Keamanan Prabowo Subianto.

Berdasarkan beragam survei elektabilitas, ujarnya, Prabowo dan Ganjar memiliki elektabilitas tertinggi disusul Anies. Menurut dia, elektabilitas Anies yang masuk ke dalam 3 besar bakal capres menurut berbagai survei tidak terlepas dari kritik yang dialamatkan kepada Anies di media sosial.

"Ini kelihatannya makin dikritik orang, direndahkan, justru masyarakat malah mendukung. Rakyat dukung orang yang ditekan. Media sosial, buzzer luar biasa mengkritik Anies," kata Jusuf Kalla.

JK juga menjelaskan, bahwa parpol saat ini masih mencari solusi bagaimana agar pasangam capres dan cawapres memenangkan Pilpres 2024. "Parpol masih mengolah. Soal capres mungkin cepat cepat dideklarasikan parpol, kalau cawapres belakangan, karena harus ada chemistry dengan capres. Pengalaman saya, Pak Jokowi dulu diumumkan capres, kemudian baru saya diminta cawapres," tukas JK.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa Prabowo, Anies, dan Ganjar memiliki kesempatan untuk bakal capres, dan masih ada waktu 1,5 tahun untuk menentukan capres dan cawapres. JK menambahkan, bahwa survei yang dilakukan menggambarkan elektabilitas pada saat ini, bukan situasi 2 tahun mendatang, mengingat Pilpres akan digelar pada tahun 2024.

"Saya kira Anies, Puan Maharani, Ganjar, Prabowo punya kesempatan. Nanti rakyat yang akan memilih," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, JK mengakui bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. Mereka bertemu saat menghadiri resepsi pernikahan putri Anggota DPR RI, Sugeng Suparwoto pada Minggu (18/9/2022).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww