Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Rumah Pengepul Solar di Palembang Terbakar, Pemilik Diduga Anggota Polri

Rumah Pengepul Solar di Palembang Terbakar, Pemilik Diduga Anggota Polri
Rumah Pengepul Solar di Palembang Terbakar. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 September 2022 14:51 WIB
JAKARTA - Rumah sekaligus tempat yang diduga digunakan untuk mengepul bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Palembang terbakar, Kamis (22/9).

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta pemilik tempat yang diduga personel Polda Sumsel.

Rumah yang terbakar berada di Jalan Mayjen Satibi Darwis, Kelurahan Karya Jaya, Kertapati, Palembang. Sejumlah rumah yang berdekatan dengan sumber api turut terbakar.

Kebakaran yang terjadi di jalan lintas itu membuat arus kendaraan dari arah Kertapati menuju Jembatan Musi atau sebaliknya macet total. Beruntung api dapat dijinakkan beberapa jam kemudian oleh tim gabungan dibantu mobil pemadam hingga situasi berangsur normal.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mohammad Ngajib mengungkapkan, pihaknya belum melakukan olah TKP dan menginventarisasi jumlah rumah terbakar serta kerugian karena perlu waktu untuk proses pendinginan atau hingga lokasi stabil.

Polisi juga belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran. "Kita lihat perkembangannya dan nanti kita lakukan olah TKP. Tapi sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa," ungkap Ngajib.

Terkait informasi yang beredar bahwa gudang pengepul solar itu diduga milik anggota Jahtanras Polda Sumsel, Ngajib enggan berkomentar banyak. Menurut dia, penyelidikan akan dilakukan sesuai hukum yang berlaku. "Kita belum tahu, kita kan belum sampai ke sana. Yang jelas ini ada kebakaran di daerah Kertapati, kita olah TKP dulu," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Ekonomi, DKI Jakarta, Sumatera Selatan
wwwwww